Meski Pandemi, Warga Lampoh Daya Potong 13 Sapi dan 27 Ekor Kambing Qurban

    BERBAGI
    Imam Mushala Komplek, Yan Nasional, menyerahkan santunan anak yatim di dalam mushala Komplek Alam Beutari, Selasa (19/07/2021), ba'da Isha. (Foti/Aldin NL)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) –  Meski lebaran Idul Adha 1442 H tahun ini masih di masa pandemi COVID-19, tapi hal itu tidak menyurutkan warga untuk berqurban. Warga Aceh ramai-ramai menyisihkan uang untuk membeli sapi dan kambing dengan cara perorangan atau pun gotong-royong demi bisa berqurban.

    Di Kampung Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, misalnya, lebaran Idul Adha tahun ini warga setempat memotong 13 ekor sapi dan 27 ekor kambing. Sebagian besar hewan qurban itu dibeli dengan cara gotong-royong atau patungan.

    Satu ekor sapi dibagi tujuh orang. Bila satu ekor sapi seharga Rp17,5 juta, setiap warga dikenai biaya Rp2.500.000. Harga sebesar itu (Rp2,5 juta) juga cukup untuk membeli satu ekor kambing qurban.

    Dengan cara patungan inilah warga kampung Lampoh Daya bisa memotong hewan qurban dengan jumlah yang hampir sama dengan lebaran Idul Adha tahun sebelumnya.

    Tampak warga sedang memisahkan kulit dengan daging sapi qurban di depan kantor Camat Jaya Baru Banda Aceh, Rabu (21/07/2021). (Foto/Aldin NL)

    “Alhamdulillah, sapi yang dihimpun di meunasah sembilan ekor tambah empat ekor kurban dari kampung,” ujar Imam Mushala Komplek Alam Beutari, Yan Nasional, kepada Waspadaaceh.com, di sela-sela kegiatan memotong hewan qurban, Rabu (21/07/2021).

    Hari pemotongan hewan qurban dihadiri tokoh masyarakat, imam masjid, tokoh pemuda dan masyarakat, dipusatkan di depan kantor Camat Jaya Baru.

    Selain berqurban, warga komplek Alam Beutari dan Batara Makmur, memberikan santunan kepada sembilan anak yatim.

    Penyerahan santunan diberikan kepada imam mushala komplek didampingi pengurus, antara lain Suharyono, Hamidi dan Pak Dokter, pada malam lebaran Idul Adha di dalam mushala. (B01)

    BERBAGI