Kamis, Juni 20, 2024
Google search engine
BerandaAnggota DPR-RI Asal Aceh Kritik Rencana Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg

Anggota DPR-RI Asal Aceh Kritik Rencana Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg

Jakarta (Waspada Aceh) – Anggota Komisi VII dari Fraksi PPP di DPR-RI, Anwar Idris, mengkritik rencana pemerintah menaikkan harga tabung gas elpiji 3 Kg. Selain memberatkan, rencana itu dikhawatirkan bakal berdampak pada inflasi.

Anwar dalam keterangan resminya, Jumat (17/1/2020) mengatakan, rencana kenaikan harga tabung gas tersebut menjadi Rp37 ribu per tabung memberatkan keluarga miskin. Selama ini, kata dia, gas elpiji 3 kg digunakan oleh keluarga tidak mampu, kurang mampu dan keluarga menengah, termasuk juga para pedagang kecil.

“Sehingga bagi mereka kenaikan harga ini akan menambah beban belanja bulanan mereka,” ujar anggota DPR Dapil Aceh II tersebut.

Setahu Anwar, alasan pemerintah menaikkan harga tabung tersebut karena selama ini kerap digunakan oleh keluarga mampu.

“Kalau itu alasannya, maka sebelum menaikkan, pemerintah perlu memastikan bahwa keluarga tidak mampu dan kurang mampu harus tetap bisa membeli gas elpiji 3 Kg dengan harga sebelum naik,” sarannya.

Kritik lain Anwar, kenaikan gas 3 Kg juga dikhawatirkan bakal berdampak pada inflasi, karena akan membuat harga-harga lain akan naik. Selain itu, dia menyoroti sistem barcode yang diusulkan pemerintah untuk distribusi gas tersebut ke keluarga miskin. Anwar ragu hal itu akan efektif.

“Karena selama ini penjualan elpiji 3 Kg di tingkat masyarakat tidak bisa membedakan keluarga miskin dan keluarga mampu,” terangnya.

Karenanya, dia meminta Kementerian ESDM segera memikirkan formula yang tepat, baik secara teknologi, data dan sasarannya. Sehingga penyaluran bantuan tersebut benar-benar ditujukan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Bisa dimulai kerjasama dengan Kemensos, BPJS, BPS, dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Fuadi)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER