Kamis, Februari 29, 2024
Google search engine
BerandaAcehAda Apa? Di Balik Jamuan Makan Malam Bakri Siddiq dengan Pimpinan Parpol...

Ada Apa? Di Balik Jamuan Makan Malam Bakri Siddiq dengan Pimpinan Parpol Banda Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq menggelar acara silaturahmi dan jamuan makan malam dengan para pimpinan partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 se-Banda Aceh di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jumat malam (16/13/2022).

Lantas, apa agenda di balik jamuan makan malam itu? Acara yang dihadiri 17 pimpinan parpol nasional dan enam parpol lokal itu diisi dengan  peusejuk Majelis Adat Aceh (MAA) Banda Aceh Zainun Muhammad.

Ternyata pertemuan dengan para pimpinan parpol memang menjadi tugasnya. Sebab salah satu tugas Bakri Siddiq ketika diamanahkan sebagai Pj Wali Kota oleh Mendagri Tito Karnavian adalah mempersiapkan pemilu 2024.

Acara itu dihadiri juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Farid Nyak Umar, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Damanhuri Basyir termasuk Forkopimda, Ketua KIP Indra Milwady dan jajaran Panwaslih.

Bakri Siddiq mengatakan, salah satu tugasnya sebagai Pj Wali Kota untuk memfasilitasi dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Legislatif, serta kepala daerah secara serentak pada tahun 2024.

“Sehingga nantinya tercipta kompetisi yang sehat dan demokratis pada pemilu mendatang,” ujarnya.

Dia pun ingin menggaungkan kembali petuah Aceh “meutaloe wareh, gaseh-meugaseh, bila-meubila” (Aceh ini bersaudara, saling mengasihi dan saling membela).

“Dengan menjunjung petuah ini, diharapkan akan membawa kedamaian dan kesejukan bagi kita semua sehingga akan terbangun kebersamaan dan kekompakan dalam menggapai cita-cita yang kita inginkan, yakni kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Banda Aceh,” ujarnya.

Pemko Banda Aceh bersama segenap unsur Forkopimda, ujarnya lagi, sangat komit dan senantiasa berkolaborasi dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pemilu serentak. Baik untuk pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati/Wali kota, maupun pemilihan legislatif pada 2024.

Bakri Siddiq juga menaruh harapan besar kepada KIP dan Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) sebagai penyelenggara dan pengawas pemilu dan pilkada untuk dapat bekerja maksimal,

Melalui silaturahmi dan acara tersebut, Pj Wali Kota pun berharap dapat menjadi sarana untuk mewujudkan sinergitas antar stakeholder terkait.

“Mari bersama-sama kita narasikan bahwa Pemilu adalah pesta demokrasi yang membahagiakan serta mengembirakan bagi semua orang,” ujarnya.

Sementara Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwady, pada kesempatan itu mengucapkan selamat kepada partai politik yang telah ditetapkan sebagai peserta pemilu 2024. “Ada 17 partai nasional dan enam partai politik lokal, sehingga total ada 23 parpol se-Aceh. Angka ini bertambah tiga parpol dibanding pemilu 2019,” ungkapnya.

Adapun ke-23 partai politik peserta Pemilu serentak 2024 di Banda Aceh sesuai nomor urut, yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora, PKS, PKN, Hanura, Garuda Perubahan Indonesia, PAN, PBB, Partai Demokrat, PSI, Perindo, dan PPP, ditambah enam parlok, yaitu PNA, Partai Gabthat, PDA, Partai Aceh, PAS Aceh, dan Partai SIRA. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments