Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaAceh Timur Darurat Balita Kerdil, Ditetapkan sebagai Lotus Stunting 2019

Aceh Timur Darurat Balita Kerdil, Ditetapkan sebagai Lotus Stunting 2019

Idi (Waspada Aceh) – Kabupaten Aceh Timur tahun ini ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu dari tiga kabupaten di Provinsi Aceh sebagai Lokasi Fokus (Lokus) penanganan kasus stunting atau kasus gagal tumbuh (kerdil) pada balita akibat kurang gizi kronis.

Membengkaknya kasus stunting di kabupaten ini diyakini akibat banyak anak usia bawah lima tahun (Balita) cacingan. Upaya pencegahan, termasuk melalui program Pemberian Obat Pencegahan secara Massal (POPM) kaki gajah atau filariasis, yang di dalamnya juga terdapat obat cacing, dinilai belum menuai hasil optimal.

“Selain Aceh Timur, dua kabupaten lain di Aceh yang ditetapkan sebagai Lokus Stunting 2019 adalah Pidie dan Aceh Tengah,” rinci Kamal Hasan, Pengelola Program Pencegahan Cacingan Dinas Kesehatan Aceh, saat menjadi pemateri pada Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan, di Aula Royal Hotel Idi, Kamis (8/8/2019).

Khusus Aceh Timur, sambung Kamal, angka prevalensi stunting di atas 50 persen. Ini bermakna, setengah dari total populasi balita di Aceh Timur mengalami masalah dalam proses pertumbuhan. Indikasi utamanya memiliki tubuh kecil dan tinggi badan di bawah angka standar normal.

“Harus segera ada upaya kerjasama dan sinergitas program dari semua elemen untuk mengatasi masalah serius ini. Oktober 2019 nanti ada POPM Kecacingan. Semua pihak harus mendukung dan berusaha sekuat tenaga memberi pemahaman kepada masyarakat, supaya cakupan sasaran pemberian obat terealisasi100 persen,” kata Kamal.

Diikuti Kapus dan Lintas Sektor

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Sahminan, sebelumnya mengatakan, sosialisasi dan advokasi POPM Kecacingan tersebut diikuti sekitar 60 peserta.

Pesertanya termasuk para kepala Puskesmas (Kapus) beserta pengelola program filariasis dari 21 Puskesmas yang ada di Aceh Timur, dari Lintas Program Dinkes dan perwakilan dari Lintas Sektor, termasuk dari Bappeda, TNI, polisi, Dinas Pendidikan dan dari Kemenag Aceh Timur. (b19/B).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER