Takengon (Waspada Aceh) – Takengon, Aceh Tengah, kota di Dataran Tinggi Gayo yang menjadi salah satu destinasi wisata utama Provinsi Aceh, siap menyambut wisatawan dengan pesona alam yang memukau.
Udara di kota ini sejuk dan menyegarkan, serta menawarkan kelezatan kopi berkualitas dunia, kopi Gayo. Dengan julukan “Swissnya Aceh”, kota yang dikenal sebagai kota “sejuk,” ini kini menawarkan pilihan akomodasi beragam melalui jaringan Hotel Calandra and Sativa Management.
“Saat ini terdapat dua unit hotel dan villa yang kita kelola di Kota Takengon,” ujar Iwan Wahyudi, Direktur Calandra and Sativa Management, dalam keterangannya pada hari Rabu (11/3/2026).
Kedua properti yang dikelola tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan wisatawan, mulai dari mereka yang mencari kemewahan hingga yang mengutamakan kenyamanan dengan anggaran terkontrol.
Dream Hill Villa Burtelege by Calandra. Sebuah kompleks vila mewah yang terdiri dari 10 unit dengan kapasitas berbeda-beda. “Unit terkecil bisa menampung tiga orang, unit sedang muat untuk enam orang, dan unit terbesar bisa sampai 14 orang,” jelas Agus Eko, General Manager Villa Dream Hill by Calandra, pada pagi hari ini.
Setiap kamar dilengkapi fasilitas lengkap termasuk air panas dan dingin, selimut, serta amenities hotel standar. Selain itu, terdapat juga restoran, kafe, dan ruang rapat yang dapat digunakan untuk acara pelatihan/workshop, halal bihalal, arisan, maupun kegiatan lainnya.
Dari balkon belakang setiap villa di Burtelege ini para tamu dapat menikmati panorama alam sekitar kota Takengon, khususnya Danau Laut Tawar (Lut Tawar) yang cukup terkenal sebagai destinasi wisata di Dataran Tinggi Gayo.
“Aksesnya mudah, hanya lima menit dari pusat kota Takengon, dan Alhamdulilah vila kami tidak terdampak banjir maupun longsor,” tambah Agus Eko.

Fairuz Hotel By Calandra. Hotel yang diperkenalkan sebagai “hotel budget mewah” dengan pilihan kamar yang beragam mulai dari tipe Superior, Deluxe, hingga Family.
Semua kamar juga dilengkapi air panas dan dingin, dengan daya tarik utama berupa rooftop yang menjadi tempat ideal bagi pencinta kopi. Dari rooftop para tamu dapat melihat indahnya kota Takengon dan hamparan bukit yang hijau.
“Saat pagi hari, kabut selalu menyelimuti area ini. Wisatawan bisa menikmati secangkir kopi khas Takengon sambil menikmati pemandangan kabut yang memesona dari rooftop,” ungkap Miftah, Operational Manager Fairuz Hotel By Calandra, pada kesempatan berbeda.

Meskipun kawasan ini baru saja melewati masa sulit, pascabencana, pihak pengelola tetap optimis akan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Takengon.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan menuju berbagai objek wisata di kawasan Gayo,” tambah Iwan Wahyudi.
Dengan beragam pesona yang ditawarkan, mulai dari keindahan alam yang menenangkan hingga kelezatan kopi yang khas, Takengon siap menjadi destinasi liburan yang tak terlupakan.
“Wisata di Gayo ini tidak pernah membuat bosan. Mari berwisata ke daerah Dataran Tinggi Gayo,” pungkasnya. (*)



