Aceh Besar (Waspada Aceh) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh menyatakan siap mendukung program pembangunan Pemerintah Aceh. Komitmen itu disampaikan Ketua DPD I Golkar Aceh M. Salim Fakhry dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Ballroom Hotel The Pade, Aceh Besar, Minggu (8/3/2026).
“Kiranya Partai Golkar bisa bersama-sama bekerja dalam pembangunan Aceh,” kata Salim dalam sambutannya.
Menurut Salim, dukungan itu merupakan bentuk komitmen Golkar untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan di Aceh. Ia mengakui bahwa pada Pilkada sebelumnya Golkar tidak mengusung Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Namun, saat ini Golkar siap berada di garis depan untuk mendukung program pemerintah daerah.
“Tadi saya juga berbincang dengan Gubernur. Memang pada Pilkada dulu Golkar tidak mendukung. Tetapi hari ini Golkar di depan mendukung Gubernur Aceh,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama itu turut dirangkai dengan santunan kepada 30 anak yatim.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, antara lain anggota Komisi VII DPR RI T. Zulkarnaini, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, anggota DPR Aceh, serta kader dan pengurus Golkar dari berbagai daerah di Aceh.
Salim juga menyinggung perkembangan organisasi partai. Ia mengatakan Musyawarah Daerah Golkar Aceh telah digelar beberapa bulan lalu, namun kepengurusan baru belum sepenuhnya terbentuk.
Menurut dia, para formatur saat ini masih menghimpun kader-kader terbaik untuk bergabung dalam kepengurusan DPD I Golkar Aceh.
“Insya Allah setelah Idul Fitri kita segera melaksanakan pengukuhan kepengurusan,” kata Salim.
Ia juga meminta pengurus DPD II Golkar di 23 kabupaten dan kota di Aceh segera mempersiapkan pelaksanaan musyawarah daerah sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Banda Aceh yang juga Ketua Panitia kegiatan, Sabri Badruddin, mengatakan buka puasa bersama dan santunan anak yatim merupakan agenda rutin partai untuk mempererat silaturahmi.
Menurut Sabri, meski kepengurusan DPD I Golkar Aceh belum dilantik secara resmi, kegiatan partai tetap berjalan.
“Kegiatan-kegiatan tetap harus berjalan. Sebelumnya kami juga telah membentuk satgas penanganan bencana di Aceh,” kata Sabri.
Ia berharap kegiatan buka puasa bersama itu dapat memperkuat soliditas kader Golkar di tengah dinamika politik nasional.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 30 anak yatim, tausiah Ramadhan, doa bersama, serta buka puasa bersama para tamu undangan. (*)



