Aceh Selatan (Waspada Aceh) – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) secara bertahap memulihkan pasokan listrik bagi pelanggan di enam kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan pasca insiden robohnya tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) akibat pengikisan tanah di kawasan Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah.
Insiden tersebut sempat mengakibatkan gangguan pada 125 trafo distribusi. Enam wilayah yang terdampak pemadaman meliputi Kecamatan Trumon, Trumon Tengah, Trumon Timur, Bakongan, Bakongan Timur, dan Kota Bahagia.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Subulussalam, Yandrison, mengatakan bahwa personel teknis dari PLN UP3 Subulussalam dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Fajar telah dikerahkan ke lokasi beserta alat berat dan material pengganti. Pemulihan dilakukan siang dan malam guna menata ulang struktur tiang dan mengamankan jaringan kabel.
“Hingga Sabtu (3/10/2026) pagi, progres penormalan menunjukkan hasil yang signifikan. Dari total 125 trafo yang padam, saat ini hanya tersisa 7 trafo yang masih dalam tahap perbaikan. Pemadaman kini hanya berdampak pada sekitar 250 pelanggan di Desa Ladang Rimba,” jelas Yandrison dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/10/2026).
Yandrison menambahkan, keselamatan warga sekitar dan efisiensi waktu pemulihan menjadi prioritas utama tim di lapangan. Material pendukung telah disiagakan sepenuhnya di titik gangguan agar sisa pekerjaan dapat segera dituntaskan dengan aman.
Selama proses pemulihan berlangsung, PLN mengimbau masyarakat untuk mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Call Center 123.
Layanan ini dapat digunakan guna memantau perkembangan perbaikan jaringan secara real-time maupun melaporkan potensi bahaya kelistrikan di sekitar tempat tinggal warga. (*)



