BerandaAcehRibuan Orang Padati Festival Peh Karah, Nikmati Kelezatan Kue Ikonik Nagan Raya

Ribuan Orang Padati Festival Peh Karah, Nikmati Kelezatan Kue Ikonik Nagan Raya

Suka Makmue (Waspada Aceh) – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Nagan Raya terasa makin kental di Alun-Alun Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa (21/7/2026).

Sebanyak 188 peserta yang terbagi dalam 94 tim dari sembilan kecamatan se-kabupaten, berbondong-bondong meramaikan Festival Peh Karah—ajang unggulan untuk merawat dan mempopulerkan kue tradisional kebanggaan daerah ini.

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan yang akrab disapa TRK, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan semata, melainkan langkah nyata menjaga warisan leluhur.

“Kuliner tradisional bukan sekadar makanan yang mengenyangkan. Ia adalah identitas, sejarah, dan napas budaya yang harus kita pelihara, lalu wariskan utuh kepada generasi mendatang,” ujarnya di hadapan awak media.

Menurut TRK, Nagan Raya menyimpan kekayaan rempah dan cita rasa yang luar biasa, berpotensi melangkah jauh hingga dikenal secara nasional bahkan internasional. Di antara sekian banyak hidangan khas daerah, Kue Karah menempati tempat istimewa di hati warga: gurih di lidah, dan selalu menjadi pilihan utama untuk berbagai acara penting maupun kebutuhan sehari-hari.

“Melalui festival ini, kami ingin menjadikan momen sebagai titik tolak pelestarian yang lebih kuat, sekaligus membuka mata dunia akan kekayaan gastronomi yang dimiliki tanah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Teuku Barliansyah menegaskan ajang ini memiliki makna lebih dari sekadar perlombaan.

“Festival Peh Karah adalah ruang edukasi sekaligus panggung promosi budaya. Kami ingin memastikan seni membuat kue karah tak hilang ditelan zaman, bisa diwariskan dengan benar, sekaligus tumbuh menjadi produk bernilai ekonomi tinggi yang mampu menarik kunjungan wisatawan,” jelasnya.

Kehadiran ratusan peserta dari berbagai penjuru kecamatan menjadi bukti bahwa cinta terhadap warisan kuliner Nagan Raya masih sangat kuat. Lewat keahlian tangan dan rahasia bumbu masing-masing, mereka berjuang menjaga agar kelezatan Kue Karah tetap abadi, menjadi cerminan bangga sekaligus kekayaan yang tak ternilai dari ujung tanah Aceh ini. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER