BerandaAcehBahlil Resmi Lantik Pengurus Golkar Aceh, Target Perkuat Organisasi hingga Pemilu 2029

Bahlil Resmi Lantik Pengurus Golkar Aceh, Target Perkuat Organisasi hingga Pemilu 2029

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 yang dipimpin Salim Fakhry di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi Partai Golkar di Aceh yang turut dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakorda) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Fraksi Partai Golkar di DPRA dan DPRK se-Aceh.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan para pengurus.

Turut hadir Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun yang mewakili Pemerintah Aceh, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, anggota DPR RI, anggota DPRA, DPRK, unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, serta pengurus Partai Golkar dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Salim Fakhry, mengatakan kepengurusan yang baru dilantik berkomitmen memperkuat organisasi hingga ke akar rumput sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Salim, Partai Golkar Aceh saat ini memiliki 88 kursi di DPRK, sembilan kursi di DPRA, dan tiga kursi di DPR RI. Capaian tersebut akan menjadi pijakan untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.

“Kami tidak ingin hanya menyampaikan janji. Biarlah hasil kerja yang nanti membuktikan. Target kami adalah memperkuat organisasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar,” ujarnya.

Salim juga menegaskan Fraksi Partai Golkar di DPRA siap mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Aceh yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik segera bekerja membangun organisasi yang solid. Menurutnya, kekuatan sebuah partai politik ditentukan oleh konsolidasi yang berkelanjutan.

“Kalau ditanya apa kunci keberhasilan partai politik, jawabannya adalah konsolidasi. Kunci pertama konsolidasi, kedua konsolidasi, dan ketiga tetap konsolidasi,” kata Bahlil.

Ia meminta seluruh jajaran Partai Golkar di Aceh segera merampungkan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa agar mesin partai semakin siap menghadapi Pemilu 2029.

Ketua Panitia, Sabri Badruddin, melaporkan Rakorda diikuti 296 peserta yang terdiri atas pengurus DPD I, DPD II kabupaten/ kota, organisasi sayap, dan organisasi hasta karya. Sementara Bimtek diikuti sekitar 288 anggota Fraksi Partai Golkar di DPRA dan DPRK se-Aceh.

Menurut Sabri, Bimtek digelar untuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sekaligus menyamakan arah perjuangan politik Partai Golkar di Aceh.

Pantauan Waspadaaceh.com, nuansa budaya Aceh turut mewarnai jalannya pelantikan. Rangkaian acara dibuka dengan penampilan Tari Saman dan Tari Seudati. Suasana semakin semarak saat Tangke Band, grup musik etnik modern asal Banda Aceh, tampil membawakan lagu-lagu bernuansa Aceh yang dipadukan dengan lantunan syair tradisional.

Melalui pelantikan, Rakorda, dan Bimtek tersebut, Partai Golkar Aceh menargetkan penguatan konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER