Aceh Singkil (Waspada Aceh) – Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok dan penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Aceh Singkil berada dalam kondisi normal dan terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga jual LPG 3 Kg pada pangkalan resmi Pertamina masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku di Kabupaten Aceh Singkil, yaitu berkisar antara Rp22.000 hingga Rp26.000 per tabung, serta Rp30.000 per tabung untuk wilayah Kecamatan Pulau Banyak.
“Hingga saat ini, tidak ditemukan penjualan LPG 3 Kg diatas ketentuan pada pangkalan resmi Pertamina,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Kamis (11/6/2026).
Dia menjelaskan untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, Pertamina terus melakukan monitoring penyaluran LPG melalui agen dan pangkalan resmi. Pada periode 1 hingga 11 Juni 2026, Pertamina telah menyalurkan sebanyak 29.680 tabung LPG 3 Kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil.
Selain itu, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait dalam melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi. Berdasarkan koordinasi yang dilakukan dengan Polres Aceh Singkil, hingga saat ini tidak terdapat temuan pelanggaran yang dilakukan oleh pangkalan resmi Pertamina dalam penyaluran LPG 3 Kg.
“Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila masyarakat menemukan indikasi penyimpangan harga maupun distribusi LPG bersubsidi, dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya. (*)



