Bener Meriah (Waspada Aceh) – Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Kem Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (10/6/2026) malam. Sedikitnya empat unit rumah permanen mengalami rusak berat akibat peristiwa tersebut.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah rumah warga sebelum berhasil dipadamkan petugas.
Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 22.30 WIB dan armada pemadam langsung diberangkatkan ke lokasi.
“Hanya beberapa menit setelah laporan diterima, armada pemadam langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Bahron Bakti dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Empat rumah permanen yang terbakar diketahui milik Rajawali (42), Karuadi (45), dan Mahyan (40). Akibat kejadian itu, para korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah sanak saudara sambil menunggu proses penanganan dan pendataan kebutuhan pascakebakaran.
Bahron menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Meski tidak ada korban jiwa atau luka-luka, data terakhir menunjukkan para korban harus mengungsi untuk sementara waktu,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Bener Meriah mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dari Posko Utama, Pos Bandar, dan Pos Permata.
Petugas melakukan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Setelah upaya intensif yang dilakukan petugas gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi telah terkendali. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak
berwenang.
Selain petugas pemadam kebakaran, proses penanganan turut melibatkan personel TNI, Polri, dan masyarakat setempat yang membantu pemadaman serta pengamanan area terdampak.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini masih melakukan pendataan kerugian dan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api di lingkungan rumah berada dalam kondisi aman. (*)



