BerandaAcehPasien Kepanasan, Pansus DPRA Minta Fasilitas RSUDZA Segera Dibenahi

Pasien Kepanasan, Pansus DPRA Minta Fasilitas RSUDZA Segera Dibenahi

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025 menyoroti kerusakan pendingin ruangan (AC) di Ruang Mina RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh saat melakukan kunjungan kerja, Jumat (8/5/2026).

Kondisi tersebut membuat sejumlah pasien mengeluhkan suhu ruangan yang panas di tengah padatnya ruang perawatan.

Pantauan Waspadaaceh.com, Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRA, Ilmiza Saaduddin Djamal, Sekretaris Pansus LKPJ DPRA Khalid, serta anggota DPRA Fuadri dan Arif Fadillah terlihat meninjau langsung ruang perawatan dan berbincang dengan pasien maupun keluarga pasien terkait pelayanan rumah sakit.

Kerusakan pendingin ruangan tersebut ditemukan saat tim pansus meninjau Ruang Mina bersama jajaran manajemen rumah sakit. Beberapa pasien mengaku merasa tidak nyaman karena suhu ruangan cukup panas, terlebih dengan kondisi ruang yang dipenuhi pasien dan keluarga penunggu.

Sekretaris Pansus LKPJ DPRA Khalid mengatakan persoalan fasilitas dasar seperti pendingin ruangan tidak boleh dianggap sepele, terutama di rumah sakit rujukan utama di Aceh.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, pansus turut mengevaluasi sejumlah persoalan lain seperti keterbatasan kamar rawat inap hingga ketersediaan obat-obatan.

Menanggapi hal itu, Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUD dr. Zainoel Abidin, Teuku Hendra Faisal, mengatakan pihak rumah sakit sedang melakukan pembenahan terhadap sejumlah fasilitas pelayanan, termasuk pendingin ruangan yang bermasalah.

“Beberapa fasilitas memang sedang dalam tahap pembenahan dan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal. Ada beberapa titik yang mengalami kebocoran dan sedang diperbaiki,” katanya.

Ia menyebut RSUDZA saat ini juga menghadapi lonjakan pasien yang berdampak terhadap padatnya layanan dan penggunaan fasilitas rumah sakit.

Untuk diketahui, Tim Pansus DPRA melakukan pemeriksaan terhadap layanan kesehatan dan realisasi keuangan di RSUDZA dalam rangka menindaklanjuti LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025.

Fokus pemeriksaan meliputi aspek kinerja manajemen rumah sakit, pelayanan kepada masyarakat, hingga pengelolaan keuangan yang bersumber dari APBA maupun dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER