Banda Aceh (Waspada Aceh) – Suasana berbeda terasa di SLB CD YPAC Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026), saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Sejumlah siswa tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas interaktif dalam kegiatan bertajuk Ruang Inspirasi yang digelar oleh komunitas Ruang Lingkup.
Lewat konsep edukasi yang menyenangkan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengenali emosi, menyampaikan perasaan, hingga menunjukkan bakat mereka.
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah “Mengenal Rasa”. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan kertas berwarna sebagai simbol emosi, yakni merah untuk marah, kuning untuk bahagia, dan hijau untuk sedih.
Melalui pendekatan sederhana ini, anak-anak diajak memahami sekaligus mengekspresikan perasaan mereka.
Founder Ruang Lingkup, Harir Rizky Tullah, mengatakan bahwa peringatan Hardiknas seharusnya dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Pendidikan itu bukan hanya soal akademik, tapi juga bagaimana anak-anak bisa mengenali diri dan mengekspresikan perasaannya,” ujarnya.
Kegiatan kemudian berlanjut ke sesi “Cerita Ceria”, di mana para siswa diberi kesempatan untuk berbagi cerita tentang cita-cita dan harapan mereka.
Sesi ini menjadi ruang dua arah yang mendorong kepercayaan diri anak dalam berbicara di depan umum.
Antusiasme semakin terlihat saat memasuki “Panggung Ceria”. Sejumlah siswa tampil menunjukkan bakat mereka, mulai dari bernyanyi hingga membaca puisi.
Sebagai penutup, para siswa mengikuti sesi “Penerbangan Mimpi”. Mereka menuliskan harapan di atas kertas, lalu menerbangkannya bersama-sama sebagai simbol doa dan cita-cita yang ingin diraih.
Melalui kegiatan ini, Ruang Lingkup berharap dapat terus menghadirkan ruang-ruang inklusif yang memberi kesempatan bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya. (*)



