Jumat, Juni 14, 2024
Google search engine
Beranda1 PDP Corona dari Sabang Dievakuasi via Laut ke RSUDZA Banda Aceh

1 PDP Corona dari Sabang Dievakuasi via Laut ke RSUDZA Banda Aceh

Sabang (Waspada Aceh) – Seorang warga Kota Sabang yang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona atau COVID-19, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Kota Banda Aceh, untuk penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Bagian Umum dan Humas Sekertariat Daerah Kota Sabang, Bahrul Fikri mengatakan, Sabtu (21/3/2020), sebelum dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin, seorang warga yang dinyatakan PDP tersebut mengalami gejala batuk dan sesak nafas usai pulang dari perjalanan ke daerah transmisi lokal.

Diketahui, pasien tersebut baru pulang dari Jakarta. Setibannya di Banda Aceh dia langsung menuju ke Sabang, dan mengalami gejala batuk dan sesak nafas.

“Jadi saat itu juga pasien yang masih diduga, dinyatakan PDP dan dirujuk sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB ke RSUDZA Banda Aceh. Dia diangkut melalui laut menggunakan kapal Dishub Sabang oleh Tim Gugus Tugas Pokja Evakuasi Penangaanan COVID-19 ke Banda Aceh.”

“Setelah dilakukan evakuasi, baik kapal maupun petugas, sudah dilakukan penyemprotan disinfektan sesuai prosedur dalam penangganan oleh pihak KKP,” kata Bahrul Fikri.

Menurutnya, seseorang yang dikatakan PDP belum tentu positif COVID-19. Orang-orang yang baru pulang dari negara terjangkit atau daerah transmisi lokal, kemudian memiliki gejala batuk, pilek, dan sesak nafas dan gejala lainnya, maka bisa disebutkan PDP.

“Perlu diketahui PDP ini belum tentu positif terjangkit virus Corona. Dia harus diambil swab (sampel lendir) tenggorokannya dulu untuk dikirim ke Balitbangkes Kemenkes untuk diketahui positif atau negatif virus Corona,” terangnya.

Ini merupakan PDP COVID-19 pertama di Kota Sabang dan harus dirujuk ke rumah sakit rujukan, sesuai dengan prosedur penanganan dan pencegahan virus COVID-19. Oleh karena itu Pemerintah Kota Sabang mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh penyebaran virus tersebut yang sangat cepat.

“Sekali lagi kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah. Jaga diri, jaga jarak. Jangan melakukan aktivitas di kerumunan ramai dahulu. Alhamdulillah sampai saat ini di Sabang belum ada yang positif COVID-19,” tutupnya. (Ria)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER