Kamis, April 18, 2024
Google search engine
BerandaWH Lhokseumawe Jaring Warga dalam Razia Busana dan Wanita Duduk Ngangkang

WH Lhokseumawe Jaring Warga dalam Razia Busana dan Wanita Duduk Ngangkang

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Dalam kegiatan razia busana muslim dan duduk ngangkang atas sepeda motor di Jalan Merdeka Kec. Banda Sakti, Senin (5/8/2019), puluhan warga pria dan wanita pelanggar qanun terjaring petugas Satpol-PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe.

Razia yang dimulai sejak Pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, tepatnya di jalanan umum depan Taman Riyadah, Lhokseumawe, telah menyita perhatian masyarakat pengendera yang melintas.

Para petugas yang terdiri dari Satol-PP dan Wilayatul Hisbah (WH) dan dibantu sejumlah anggota Polri dan TNI, bekerjasama untuk menjaring warga yang melakukan pelanggaran.

Pantauan Waspadaaceh.com di lapangan, dalam kegiatan razia kali ini, petugas mencari target pria yang memakai celana pendek di atas lutut.

Sedangkan untuk kaum hawa, yakni busana yang tidak menutup aurat, celana panjang ketat dan wanita yang duduk ngangkang di atas sepeda motor dengan orang yang bukan muhrimnya.

Meski sudah menjadi perintah yang tidak mungkin dibantahkan, namun petugas juga kerap panik ketika mendapatkan warga yang memberi reaksi tidak senang.

Bahkan sebagian besar warga yang terjaring juga sempat memberi reaksi keras dengan melanturkan kata-kata kasar dan enggan dibawa petugas untuk mengikuti proses pendataan.
Namun para pelanggar pun dibuat diam oleh petugas yang menjelaskan bahwa selaku orang Aceh yang mayoritas beragana Islam harus malu bila hidup dengan cara budaya barat.

Pada kesempatan itu pula petugas sempat mengalami kejadian salah tangkap terhadap seorang waria yang dikira wanita, karena berbusana feminim dan penuh dandanan kosmetik.
Petugas baru sadar setelah memeriksa identitas KTP si waria ternyata dia berkelamin pria tapi berdandan wanita.
Akhirnya setelah mengocok perut para petugas, sang waria pun dilepaskan.

Kepala Satpol-PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, Irsyadi mengatakan, selama dua jam melakukan razia rutin, WH menjaring 47 warga pelanggar busana muslim, celana pendek dan penumpang duduk mengangkang di atas sepeda motor.

Terhadap puluhan warga yang terjaring razia langsung diberikan pembinaan dengan surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali kesalahan yang sama. Petugas juga memberi kain sarung untuk menutup aurat wanita. (b16)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER