Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaWanita Asal Jabar Menderita Batuk, Dibawa Paksa ke RSUZA Banda Aceh

Wanita Asal Jabar Menderita Batuk, Dibawa Paksa ke RSUZA Banda Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Seorang wanita paro baya asal Jawa Barat dan mengaku baru pulang dari Malaysia, diamankan aparat kepolisian di depan kantor Samsat Lambaro, Kec Ingin Jaya, Aceh Beser, Kamis (2/4/2020).

Wanita ini sempat menjadi perhatian dan videonya sempat viral, saat berada di depan kantor Samsat. Petugas kepolisian mengenakan alat pelindung diri (APD), berusaha membawa wanita yang tampak kurang sehat itu rumah sakit, karena wajahnya tampak pucat dan batuk-batuk.

Dilaporkan, sekitar pukul 09.30 WIB, wanita tersebut mampir di salah satu warung di Gampong Santan Kec. Ingin Jaya, Aceh Besar, untuk membeli paket internet. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan kepada pemilik warung, di mana lokasi pelabuhan di Banda Aceh.

Pemilik warung kemudian balas bertanya kepada wanita tersebut, tujuannya? Mendapat jawaban dari wanita tersebut, dia ingin ke Meulaboh.

Kemudian pemilik warung bertanya kembali tentang asal wanita itu, yang dijawab baru pulang dari Malaysia. Wanita tersebut mengaku datang ke Aceh menggunakan kapal laut.

Melihat kondisi wanita tersebut batuk- batuk dan wajahnya kelihatan pucat, pemilik warung merasa khawatir dan langsung menghubungi keuchik agar melaporkan kejadian itu kepada pihak kecamatan. Sedangkan wanita tersebut kemudian pergi dari dari warung, berjalan menuju ke arah Lambaro.

Unsur Muspika Kecamatan Ingin Jaya dan tenaga medis dari Puskesmas langsung melakukan pengejaran untuk mengamankan wanita tersebut, yang saat itu sudah berada di kantor Samsat Lambaro.

Tim medis Puskesmas Ingin Jaya dibantu aparat kepolisian langsung memasukkan wanita itu masuk ke mobil ambulace, untuk pemeriksaan kesehatan di RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Kota Banda Aceh. Namun sampai di depan kantor surat kabar Serambi Indonesia, wanita ini berusaha membuka mobil ambulance lalu turun. Sekitar 15 menit kemudian wanita tersebut dimasukkan kembali ke mobil ambulance oleh pihak tim medis, hingga tiba di RSUDZA.

Sampai di RSUZA, pihak IGD belum bersedia menerima pasien tersebut dan harus melakukan koordinasi terlebih dahulu. Lalu setelah satu jam, dia dibawa ke ruang RICU.

Sejauh ini belum ada konfirmasi terkait wanita asal Jawa Barat yang baru pulang dari Malaysia tersebut. Direktur RSUZA, Azharuddin, yang dikonfirmasi prihal wanita itu, Kamis malam (2/4/2020), meminta maaf dan mengaku belum mengetahui informasi tersebut. (B01)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER