Kamis, Juli 18, 2024
Google search engine
BerandaAcehUstaz Ameer Hamzah Bakal Dilantik Jadi Ketua MAA Banda Aceh

Ustaz Ameer Hamzah Bakal Dilantik Jadi Ketua MAA Banda Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Salah satu penulis kolom Albayan di Harian Waspada, Ustaz Ameer Hamzah, akan dilantik menjadi Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh, Kamis pagi (8/6/2023) di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Banda Aceh.

Menariknya, penceramah tetap di Masjid Raya Baiturahman ini sempat diberhentikan pada masa wali kota sebelumnya. Kemudian menjabat sebagai Plt Ketua MAA Banda Aceh. Besok akan dilantik sebagai ketua definitif.

“Alhamdulillah, Insha Allah amanah yang diberikan oleh Bapak Pj Wali Kota Bakri Siddiq ini akan kita tunjukan dengan kinerja. Saya sudah siapkan beberapa program utama untuk bisa dilaksanakan,” kata Ustaz Ameer sapaan akrabnya, Rabu (7/6/2023) kepada Waspadaaceh.com.

Ustaz Ameer mengatakan dia akan mendukung penuh dan membantu Pj Wali Kota untuk menerapkan syariat Islam di ibukota Provinsi Aceh ini. Hal itu menurutnya, sejalan dengan tekad dan niatnya sejak awal.

Dia juga bercerita, sempat dipecat oleh wali kota sebelumnya saat masih menjabat Ketua Bidang (Kabid) Penelitian dan Pengembangan MAA Banda Aceh. Dia tidak mau mempersoalkannya ketika itu. Saat ini dia justru dipercaya Pj Wali Kota, untul itu dia akan bekerja maksimal membantu Pemko Banda Aceh.

Lalu, apa saja program Ustaz Ameer, berikut penjelasan lengkapnya.

Melestarkan adat istiadat di Kota Banda Aceh. Menyoroti warkop-warkop moderen saat ini, di mana pengunjung laki-laki dan perempuan bercampur sampai tengah malam bahkan dini hari.

Menggalakan lagi budaya Aceh di Banda Aceh. Dia juga menyoroti saat ini adanya pergeseran budaya Aceh di kalangan anak muda.

Menghidupkan kembali bahasa Aceh. Dia berencana akan membuat program tetap untuk masuk sekolah dengan membudayakan kembali bahasa Aceh.

Tiga lembaga Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Majelis Pendidikan Daerah (MPD) dan MAA akan bekerjasama untuk kembali menghidupkan budaya, kearifan lokal dan adat Aceh.

“Insha Allah, dengan keterbatasan anggaran, kita tetap berharap Pak Pj Wali Kota dan DPRK Banda Aceh bisa menambah anggaran untuk MAA. Kita tetap akan bekerja dan berupaya maksimal. Ini juga perlu peran serta bersama-sama masyarakat,” tegasnya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER