Selasa, Maret 5, 2024
Google search engine
BerandaUsai Jalani Karantina, TKA China Bekerja Kembali di Aceh

Usai Jalani Karantina, TKA China Bekerja Kembali di Aceh

Nagan Raya (Waspada Aceh)- Usai menjalani karantina selama 14 hari, sedikitnya delapan Warga Negara Asing (WNA) asal China, diperbolehkan bekerja kembali di PLTU Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Sebelumnya, para tenaga kerja asal China ini sebenarnya telah menjalani beberapa kali prosedur kesehatan di bandara-bandara (screening), dan lolos dari uji kesehatan terkait Corona, namun sesampaikan di Nagan Raya, Aceh, mereka tetap harus menjalani karantina selama 14 hari.

Karantina ini dilakukan di base campe mereka di Nagan Raya, untuk memastikan bahwa mereka bebas dari virus Corona. Protokol kesehatan ini dilaksanakan oleh perusahaan mereka sendiri.

Samsul Bahri, Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) wilayah Meulaboh, mengatakan kepada sebuah media nasional, pekerja asal China itu harus menjalani karantina, setelah sebelumnya mereka kembali ke negaranya untuk merayakan Imlek. Pada 5 Februari 2020 mereka kembali ke Aceh.

WN China tersebut diperbolehkan bekerja di perusahaan itu setelah diketahui negatif virus Corona. KKP akan tetap memonitoring kesehatan mereka.

Stok Masker Habis

Sementara itu terkait dengan laporan adanya dua WNI di Bekasi, yang terjangkit virus Corona, stok masker di Kota Banda Aceh dilaporkan mulai habis di toko-toko, apotik dan pusat perbelanjaan yang selama ini menyediakan masker.

Salah seorang pembeli kepada waspadaaceh.com mengaku tidak mendapatkan masker yang dia cari di beberapa toko/apotik di Banda Aceh, Selasa (3/3/2020).

“Habis bang, sudah cari ke mana-mana, belum mendapatkan masker,” kata salah seorang calon pembeli, yang enggan disebutkan namanya.

Jangan Panik

Kepala Ombudsman RI Aceh, Taqwaddin, mengimbau agar masyarakat Aceh tidak panik menghadapi virus corona.

“Mari kita percayakan upaya mitigasi dan antisipasi  masalah ini pada pemerintah. Baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Aceh,” katanya melalui pesan WhatsApp pada Waspadaaceh.com, Selasa (3/3/2020).

Taqwaddin menjelaskan,  Menteri Kesehatan menegaskan bahwa masker hanya perlu dipakai bagi orang sakit atau mereka yang telah terpapar virus. Bagi yang sehat tidak perlu menggunakan masker. (ali akbar)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments