Senin, Juni 24, 2024
Google search engine
BerandaTol dalam Kota Medan Berbiaya Rp7 T, Maret 2020 Mulai Dibangun

Tol dalam Kota Medan Berbiaya Rp7 T, Maret 2020 Mulai Dibangun

Medan — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara memastikan proyek jalan tol dalam kota di Medan akan dimulai pembangunan konstruksinya pada medio Maret 2020. Pembangunan tol sepanjang 30,97 Km itu, murni investasi swasta dengan nilai Rp7 triliun, tanpa APBD dan APBN.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumatera Utara, Effendy Pohan mengatakan, pembangunan konstruksi akan segera dimulai pada tahun ini.

“Pembangunan proyek ini akan dimulai dengan adanya penandatanganan MoU antara Pemprov Sumut, Pemko Medan, Pemkab Deli Serdang bersama investor PT CMNP dan PT Adhi Karya,” kata Effendy, Rabu (15/1/2020), di Kantor Gubernur Sumut.

Effendy mengatakan, biaya pembangunan konstruksi proyek mulai dari tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS) maupun pengusahaan, murni dari investasi dan konsorsium.

Effendy menuturkan pada pertengahan Maret konstruksi akan dimulai. Namun, pada Februari 2020 lebih dulu dilakukan groundbreaking sesuai yang direncanakan.

“Saat ini konsultan investor sedang mengejar target penyelesaian studi kelayakan. Tujuannya agar tetap on-schedule yaitu di Februari 2020. Setiap tahapan studi juga tetap dilakukan sesuai mekanisme yang ada, seperti studi AMDAL, studi ekonomi dan lainnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akhir tahun lalu mengungkapkan, groundbreaking tol dalam Kota Medan pada Februari 2020. Edy menyatakan bahwa semua pembiayaan murni dari investor.

Rencana pembangunan jalan tol dalam kota ini akan dilakukan di pinggiran Sungai Deli. Diperkirakan akan mendapat penolakan dari warga yang tinggal di pinggir sungai.

Sesuai rencana, tol dalam kota sepanjang 30,97 Km itu, terdiri dari 3 seksi. Seksi I Helvetia – Titi Kuning sepanjang 14,28 Km, Seksi II Titi Kuning – Pulo Brayan sepanjang 12,84 Km dan Seksi III Titi Kuning – Amplas sepanjang 4,25 Km.

Tol dalam kota itu juga akan dilengkapi jembatan layang dan tidak hanya untuk roda empat, namun tersedia pula jalur khusus roda dua juga. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER