Beranda Aceh Tim SAR Evakuasi 3 WNA Terombang-ambing di Pulau Rondo

Tim SAR Evakuasi 3 WNA Terombang-ambing di Pulau Rondo

BERBAGI
Petugas SAR gabungan mengevakuasi 3 WNA asing setelah terombang-ambing di laut sekitar Pulau Rondo selama 2 hari, karena boatnya mengalami kerusakan mesin. (Foto/Ist)
Petugas SAR gabungan mengevakuasi 3 WNA asing setelah terombang-ambing di laut sekitar Pulau Rondo selama 2 hari, karena boatnya mengalami kerusakan mesin. (Foto/Ist)

Sabang (Waspada Aceh) – Tim gabungan TNI AL, Basarnas dan BPBD Sabang mengevakuasi tiga warga negara asing (WNA) dan dua nelayan setempat yang terombang-ambing selama 2 hari di Pulau Rondo, setelah boat yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin.

Dari keterangan nakhoda boat, Amiruddin, Sabtu (23/6/2018), awalnya para wisatawan itu, seorang diantaranya wanita, ingin berwisata dan memancing ikan di kawasan Pulau Rondo dengan menyewa sebuah boat pada hari Rabu (20/6/2018).

Ketika hendak pulang, kata Amiruddin, tiba-tiba mesin boat mati. Walau dia terus berusaha memperbaikinya tetap tidak berhasil. Waktu terus berlalu hingga malam dan pagi hari, namun boat tidak juga berhasil diperbaiki. Sampai pada hari Jumat (22/6/2018), informasi terombang-ambingnya mereka di laut sampai kepada petugas di daratan pulau Sabang.

“Kami sempat meminta tolong kepada boat lain yang sedang melabuh ikan di sekitar itu, tetapi mereka tidak mau mendekati, sehingga kami terapung-apung hingga Jumat sore. Tapi ada yang terus melaporkan bahwa boat kami rusak,” ujar Amiruddin di dermaga Lanal Sabang.

Danlanal Sabang Kolonel (P) Edi Haryanto, usai mengunjungi korban di Kapal Angkatan Laut (KAL) Sinabang kepada wartawan mengakui adanya boat ikan milik kelompok nelayan Sabang yang disewa oleh 3 orang WNA hanyut akibat kerusakan mesin.

Boat nelayan tersebut disewa turis asing itu sejak hari Rabu lalu, untuk wisata di perairan Pulau Rondo. Namun saat berada di sekitar Pulau Rondo boat tersebut mengalami kerusakan pada bagian mesin dan terapung-apung hingga hari Jumat.

“Berdasarkan laporan tersebut diperintahkan KAL Simeuleue II-1-26 untuk mengevakuasi 5 orang penumpang boat tersebut,” kata Danlanal.

Dijelaskan ke 5 orang penumpang boat yakni Amiruddin (pemilik boat), Junaidi, 26, warga Jurong Pasiran, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya Kota Sabang.

Sementara 3 orang turis WNA yang menyewa baot itu antara lain, Jonas, warga negara Irlandia, Kevin, warga negara Jerman dan Jasper, warga negara Kenya.

Usai memeriksa kesehatan oleh pihak medis Rumah Sakit J Lilypoly Lanal Sabang dan pemeriksaan dokumen oleh petugas Keimigrasian, ketiga WNA tersebut diperbolehkan pulang. Dari 3 WNA, 2 orang diantaranya kembali ke negaranya melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), kecuali 1 orang dari mereka pulang ke Batam, karena statusnya bekerja di sana.

“Kita sudah periksa kesehatan maupun dokumen mereka. Tidak ada masalah dan sesuai jadwal tiket pesawat yang telah mereka kantongi, Sabtu pagi mereka harus pulang, maka kita persilakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid RR Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang Samsul Rizal menambahkan, tim gerak cepat begitu menerima informasi kejadian itu, langsung berkoordinasi dengan Lanal Sabang dan RAPI. Kemudian, langsung menuju lokasi untuk mengekuasi penumpang boat yang mengalami kerusakan mesin tersebut. (dani randi)

BERBAGI