Kamis, Juli 25, 2024
Google search engine
BerandaTerpilih Sebagai Ketua, Ini Visi Misi M.Iqbal Membangun Kadin Aceh

Terpilih Sebagai Ketua, Ini Visi Misi M.Iqbal Membangun Kadin Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Muhammad Iqbal yang terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh periode 2022 – 2027, bertekad akan terus memperjuangkan keberadaan pengusaha daerah.

Bahkan Iqbal akan mendorong perusahaan nasional yang akan masuk ke Aceh nantinya harus melalui Kadin sehingga ada peran pengusaha lokal. Termasuk juga mendorong para pelaku IKM dan UMKM untuk ikut berperan dalam pembangunan di Aceh.  

Sebagaimana laporan sebelumnya, Muhammad Iqbal meraih suara terbanyak yakni 28 suara. Sedangkan rivalnya, Rizki Syahputra meraih 23 suara.

Dengan hasil ini, maka Muhammad Iqbal terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh untuk periode 2022 – 2027 pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Aceh ke-7 2022 yang berlangsung hingga jelang tengah malam, Selasa (28/6/2022), di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh.

Sebelumnya, pada putaran pertama M Iqbal memperoleh 25 suara disusul Rizki Syahputra 17 suara dan Ismail Rasyid 10 suara. Karena belum ada calon meraih jumlah suara 50 plus 1, maka pemilihan berlangsung dua putaran.

 

Calon ketua yang maju pada putaran kedua adalah dua orang yang memperoleh suara terbanyak, yakni M.Iqbal dan Rizki Syahputra. Sedangkan Ismail Rasyid otomatis gugur karena hanya meraih 10 suara.

Terkait dengan terpilihnya Muhammad Iqbal sebagai ketua Kadin Aceh, berikut visi misinya untuk membangun Kadin Aceh.

1. Membangun komunikasi yang intensif dan masif dengan para pelaku usaha, asosiasi dan pemerintah.

2. Membuka ruang yang seluas-luasnya kepada anggota kadin untuk mendapatkan fasilitas dan dukungan kadin untuk pengembangan usahanya.

3. Melakukan koordinasi, kolaborasi dan bersinergi dengan pelaku usaha, asosiasi dan pemerintah untuk mendapatkan kemudahan regulasi, tarif pajak daerah dan kemudahan perizinan.

4. Melakukan kolaborasi dan sinergi dengan para pelaku usaha dari hulu sampai ke hili guna memetakan posisi produksi barang dan jasa yang menjamin ketersedian bahan baku, keberlanjutan produksi dan juga daya serap pasar.

5. Melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi baik di tingkat regional maupun nasional guna meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

6. Memfasilitasi dan mendorong pelaku usaha umm untuk berinovasi dan meningkatkan kemampuan manajerial, akses pembiayaan, akses pasar, peningkatan kualitas, desain serta promosi produk.

7. Bersinergi dengan para stakeholder ekonomi dan pelaku usaha untuk bersama-sama menciptakan ekosistem berusaha daerah yang kondusif, menarik minat investor untuk berinvestasi, ekonomi biaya rendah dan juga berkelanjutan

8. Membuka dan menjadikan kantor kadin sebagai rumah bagi para pelaku usaha dan asosiasi anggota kadin untuk berkonsultasi dan mendapatkan informasi potensi dan peluang usaha daerah.

9. Menyusun kepengurusan kadin kedepan yang memiliki integritas, berkomitmen memajukan usaha daerah, bermitra dengan pemerintah dan mengayomi anggota.

10. Melakukan konsolidasi dan penguatan kadin kabupaten kota guna pemerataan memperoleh peluang dan kesempatan untuk memajukan usaha dan ekonomi.

Iqbal mengatakan, target jangka pendek yang akan dia lakukan jika terpilih nanti, antara lain memperkuat konsolidasi internal Kadin Aceh, memperjuangkan pengusaha lokal termasuk IKM agar turut berperan aktif dalam pembangunan ekonomi di Aceh. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER