Kamis, Juni 20, 2024
Google search engine
BerandaTabligh Akbar di Malaysia Terpapar Corona, WNI yang Ikut Acara Diminta Periksakan...

Tabligh Akbar di Malaysia Terpapar Corona, WNI yang Ikut Acara Diminta Periksakan Diri

Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan meminta kepada 696 Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengikuti Tabligh Akbar di Masjid Sri Petaling, Malaysia, antara 28 Februari – 1 Maret 2020 untuk memeriksakan diri dan turut melakukan tes Corona.

“Dihimbau agar memeriksakan diri jika ada keluhan kesehatan,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3/2020).

Agus menyatakan tindakan itu harus diambil guna mencegah penularan virus Corona kepada seluruh masyarakat Indonesia lainnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan terdapat 12 kasus virus Corona baru pada Kamis (12/3/2020).

Berita Terkait: Dicari! Ratusan Warga Sumut yang Pulang Tablig Akbar di Malaysia, terkait Corona

Belasan orang itu diketahui sempat menghadiri sebuah acara tablig akbar di Masjid Sri Petaling, di pinggiran kota Kuala Lumpur, yang diikuti oleh 10 ribu peserta dari berbagai negara, termasuk 696 orang warga negara Indonesia (WNI).

Melalui pernyataannya, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur mengimbau kepada seluruh WNI yang menghadiri acara tablig akbar itu, untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan pemerintah Malaysia, terutama bagi yang merasa mengalami gejala COVID-19.

“Khusus bagi WNI yang telah menghadiri acara tabligh di Masjid Sri Petaling pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020, diharapkan melaksanakan imbauan Kementerian Kesehatan Malaysia, salah satunya segera meminta pemeriksaan dan penanganan kepada rumah sakit yang telah ditetapkan sekiranya mengalami gejala demam diikuti batuk dan gangguan pernapasan,” bunyi imbauan KBRI Kuala Lumpur yang diterima Jumat (13/3/2020).

KBRI Kuala Lumpur juga mengimbau WNI peserta tabligh akbar untuk melakukan karantina mandiri atau menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang-orang sekitar selama 14 hari sejak berpartisipasi dalam acara tersebut.

Ratusan WNI itu juga diharapkan menghubungi KBRI Kuala Lumpur untuk pendataan dan pemantauan.

Berdasarkan laporan sejumlah media lokal Malaysia, ada warga negara lain yang ikut dalam acara tersebut. Selain Malaysia dan Indonesia, peserta lain dalam tabligh akbar itu di antaranya berasal dari Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, Kamboja, Brunei Darussalam, China, Korea Selatan, Jepang, Australia, hingga Jerman.

Hingga saat ini, KBRI Kuala Lumpur menuturkan tidak terdapat laporan WNI yang terjangkit COVID-19 di Malaysia. (**)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER