Jumat, Juni 21, 2024
Google search engine
BerandaSekelompok Massa Serang Warga Blang Lancang, 12 Rumah Dibakar dan 2 Orang...

Sekelompok Massa Serang Warga Blang Lancang, 12 Rumah Dibakar dan 2 Orang Terluka.

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Tanpa diketahui motifnya, sekelompok massa Kecamatan Muara Satu, melakukan aksi penyerangan terhadap warga di Desa Blang Lancang Kota Lhokseumawe, dengan membakar 12 unit rumah dan melukai dua warga.

Hal itu diungkapkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP I.T.Herlambang, Senin (23/12/2019), terkait insiden yang terjadi di lahan bekas PT. Arun Desa Blang Lancang.

Kronologis kejadiannya, sekitar 21.30 WIB Minggu malam (22/12/2019), satu unit sepeda motor jenis vixion dikendarai dua orang tak dikenal melakukan pemantauan situasi sekitar lokasi bekas PT. Arun yang telah dibangun rumah darurat warga dari Ikatan Keluarga Blang Lancang (IKBAL).

Selanjutnya, secara spontan, disusul sekelompok orang yang beringas mendatangi warung di Simpang Lima pintu masuk PT PAG setempat. Mereka langsung menyerang warga dan menyiram bensin, lalu membakar warung setempat.

Para korban yang umumnya adalah wanita tidak mampu melakukan perlawanan hingga pasrah dengan keadaan. Aksi penyiraman minyak dan pembakaran pun berlanjut hingga mengakibatkan 12 unit rumah ludes dilalap api.

“Terkait siapa yang membakar, masih dalam penyelidikan dan kami sudah mengantongi indentitasnya. Permasalahan ini akan kami selesaikan dalam waktu sesingkatnya,” ujarnya.

Ditegaskannya, pihaknya hannya fokus pada tindak pidana yang terjadi pada malam pembakaran tersebut. “Terkait motif dan konflik yang menyebabkan itu terjadi, bukan ranah saya yang komentar. Mungkin nanti akan dijelaskan oleh Kapolres,” tuturnya.

Pasca kejadian itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni balok kayu yang digunakan untuk memukul ambulans dan beberapa botol yang kemungkinan isinya minyak.

“Saat ini tim olah tempat kejadian perkara sedang menuju ke lokasi,” katanya.

Selain itu, kelompok massa itu juga melakukan perusakan terhadap satu unit mobil ambulance dan menyerang dua warga hingga mengalami luka.

Salah seorang korban, Khairul Rizal mengaku mengalami patah pergelangan tangan kirinya. Ketika itu, sekelompok massa yang beringas itu menyerangnya dengan senjata hingga dia terpaksa menangkis ayunan parang.

Setelah itu, leher Khairul dicekik oleh para pelaku yang berupaya melukainya dan dia berusaha menangkis sajam dengan menggunakan sebuah kursi. Akibat insiden penyerangan itu menyebabkan para korban menderita kerugian besar, karena saat terjadi pembakaran rumah, mereka tidak lagi sempat menyelamatkan harta bendanya.

“Sehingga barang berharga seperti, emas, laptop, ijazah, uang, buku, sepeda dan seragam sekolah ikut hangus dilalap si jago merah.”

Sebagaimana diketahui, warga dari Ikatan Keluarga Blang Lancang (IKBAL) membangun rumah darurat sebagai langkah protes mereka selaku pemilik lahan penghasil migas untuk menuntut ganti rugi yang belum tuntas.

Bahkan satu pekan sebelum kejadian, warga IKBAL sering menggelar aksi damai di halaman bekas PT. Arun hingga merusak pintu pagar setempat. Setelah aksi damai itu, justru kini tiba-tiba disusul kejadian penyerangan dan pembakaran yang dilakukan oleh sekelompok massa. (b16)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER