Sehari Jelang Idul Fitri, Kasus COVID-19 di Aceh Melejit, 128 Orang Terpapar, 3 Meninggal

    BERBAGI
    ILUSTRASI

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pada akhir Ramadhan 1442 H atau sehari jelang lebaran Idul Fitri, kasus Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 bertambah 128 orang di Aceh.

    Pasien sembuh bertambah 32 orang, dan tiga orang meninggal dunia, dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Banda Aceh dan Aceh Besar menempati rangking tertinggi kasus akumulatif COVID-19 di tanah Serambi Mekkah itu.

    Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada media di Banda Aceh, Rabu (12/5/2021), menyebutkan, kasus harian tertinggi di akhir bulan Ramadhan ini juga tercatat di Kota Banda Aceh.

    Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, warga Banda Aceh yang terkonfirmasi terpapar virus corona hari ini mencapai 30 orang, disusul Kota Langsa 26 orang, warga Lhokseumawe dan Pidie masing-masing 15 orang.

    Kemudian, virus corona juga menyerang warga Aceh Besar 10 orang, Aceh Tamiang tujuh orang, Aceh Utara enam orang, Aceh Timur dan Aceh Singkil sama-sama empat orang. Selanjutnya masing-masing dua warga Pidie Jaya, Aceh Barat, dan warga Nagan Raya. Warga Gayo Lues dan Kota Sabang, masing-masing satu orang. Sisanya, tiga warga luar daerah.

    Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang dilaporkan sembuh bertambah sebanyak 32 orang, yakni warga Pidie sebanyak 17 orang, Aceh Tamiang 10 orang, dan warga Bireuen sebanyak lima orang.

    Sedangkan tiga orang yang dilaporkan meninggal dunia, yakni warga Pide sebanyak du orang dan satu orang lagi merupakan warga Aceh Utara. (Ria)

    BERBAGI