Selasa, Februari 27, 2024
Google search engine
BerandaAcehSBA Komit Lestarikan Lingkungan Krueng Raba

SBA Komit Lestarikan Lingkungan Krueng Raba

Aceh Besar (Waspada Aceh) – Komitmen PT Solusi Bangun Andalas (SBA) pada pelestarian lingkungan, salahsatunya diaplikasikan di Sungai Krueng Raba sejak 5 – 20 Desember 2022. Komitmen itu dirangkai dalam “Quarry Day 2022” dengan tema Only One Earth: Menjaga Bumi demi #MasaDepanYangKitaMau.

“Quarry Day merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan tambang berkelanjutan (Sustainable Mining),” kata Kepala Teknik Tambang (KTT) SBA, Adi Handarbeni, dalam keterangan tertulisnya kepada Waspadaaceh.com, Selasa (20/12/2022).

Adi mengatakan beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu sosialisasi, best practice sharing, pelepasan bibit ikan dan penanaman pohon yang sebagian bibitnya berasal dari kebun pembibitan di pabrik.

“Kami bersyukur rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, karena keberlanjutan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua. Kami pun ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan masa depan yang kita mau,” ujarnya.

Kegiatan Quarry Day ini, jelasnya, meliputi tiga pilar yaitu Enviromental, Education dan Empowerment. Kegiatan yang dilaksanakan pada pilar education mencakup sosialisasi perizinan, pengawasan, pengamanan dan pengendalian bahan peledak komersil oleh Baintelkam Mabes Polri kepada karyawan dan kontraktor SBA.

“Termasuk juga berbagi ilmu dan praktik terbaik dari proses pengeboran dan peledakan di tambang SBA kepada mahasiswa/i Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala,” ungkapnya.

Ada pula, ungkapnya, kegiatan pada pilar enviromental meliputi penanaman 242 bibit pohon di area bekas tambang clay (tanah liat), serta pelepasan seribu ekor calon induk ikan kakap putih di Sungai Krueng Raba.

“Rangkaian kegiatan Quarry Day 2022 ditutup dengan penyerahan aksesoris peralatan pengeboran berupa 3 unit mata bor (drill bit) kepada Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala sebagai wujud pilar empowerment,” tuturnya.

“llmu dan praktik terbaik yang telah dipaparkan serta dukungan peralatan pengeboran yang telah diberikan. Semua ini sangat membantu proses pembelajaran para mahasiswa dan semoga kolaborasi yang telah terjalin ini dapat terus kita tingkatkan ke depan,” jelas Koordinator Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala Pocut Nurul Alam.

PT SBA juga rutin melakukan penanaman pohon di area bekas tambangnya, hingga Desember 2022 telah menghijaukan area tambang clay (tanah liat) seluas 8,7 hektar, dan 15,85 hektar untuk area tambang Batu Gamping. PT SBA juga memiliki Nursery Plant (taman pembibitan) di areal pabrik. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments