Jumat, Juni 21, 2024
Google search engine
BerandaAcehSampah di Belakang Kantor PLN Sudah Ditangani DLHK3 Banda Aceh

Sampah di Belakang Kantor PLN Sudah Ditangani DLHK3 Banda Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Tumpukan sampah di pinggir jalan belakang Kantor PLN PLTD Lueng Bata, Banda Aceh, kini sudah ditangani Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh.

Keberadaan sampah itu sempat menjadi atensi warga beberapa hari belakangan ini. Tapi hari ini petugas telah membersihkan sampah dari tempat itu.

Kepala DLHK3 Banda Aceh Hamdani Basyah kepada Waspadaaceh.com, Kamis pagi ini (7/7/2022), mengatakan, pihaknya telah menangani sampah di sana dengan menurunkan petugas kebersihan dan memastikan di lokasi sudah bersih.

“Sudah ditindak lanjuti kemaren terimakasih infonya,” kata Hamdani seraya menunjukan dokumentasi foto sampah yang sudah dibersihkan.

Bagaimana upaya DLHK3 Banda Aceh menangani sampah bertumpuk di sana akibat warga buang sampah sembarangan. Hamdani menegaskan pentingnya peran camat dan perangkat gampong.

“Upaya kita selalu kita sosialisasi untuk masyarakat bahwa sampah itu adalah tanggunjawab kita bersama bukan tanggungjawab DLHK3 semata,” ujarnya.

Dia menyatakan DLHK3 dengan keterbatasannya, tidak bisa selalu mengawasi warga yang membuang sampah sembarangan. Pentingnya peran camat dan perangkat gampong sebagai penguasa wilayah yang mengetahui kondisi.

Untuk itu DLHK3 berharap peran yang lebih aktif dari camat dan perangkat gampong melarang warga dan meningkatkan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan. “Mohon saran dan masukannya juga bersama membangun kota kita tercinta bersama-sama,” jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan sampah terlihat berserakan di belakang Kantor PLN PLTD Lueng Bata. Tumpukan sampah ini luput dari perhatian Pemko Banda Aceh dan menjadi keluhan masyarakat.

Keluhan masyarakat itu bahkan sampai ke media sosial (medsos) di Banda Aceh. Lokasinya berada di Jalan H Zakaria persis di simpang Jalan T Johan , di belakang Kantor PLN PLTD Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Keluhan warga itu disampaikan ke medsos. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER