Jumat, April 19, 2024
Google search engine
BerandaAceh3 Warga Jabar Tenggak Miras Oplosan di Geumpang, 1 Tewas 1 Kritis

3 Warga Jabar Tenggak Miras Oplosan di Geumpang, 1 Tewas 1 Kritis

Sigli (Waspada Aceh) – Satu buruh tambang ilegal asal Jawa Barat dilaporkan tewas dan satunya lagi kritis setelah menegak minuman keras oplosan, Rabu (6/7/2022) di Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Padli melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal menceritakan, satu dari tiga korban minuman keras oplosan yang meregang nyawa adalah IK, 29.

IK tercatat sebagai warga KP. Purwasedar III -RT/RW 003/001, Kelurahan Padajaya, Kecamatan Jampang Kulon, Provinsi Jawa Barat. Selanjutnya SD, 18, dalam kondisi kritis. Pemuda ini tercatat sebagai warga KP Darma Gelar RT/RW 06/02, Keluarahan Mekar Jaya, Kecamatan Ciemas, Provinsi Jawa Barat. Sedangkan satunya lagi berinisial DM, 22, warga Sanggarawa RT/RW 001/005, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Ciemas Provinsi Jawa Barat.

Menurut Iptu Muhammad Rizal, ketiga warga Jabar tersebut adalah buruh tambang emas ilegal yang tinggal di salah satu rumah kontrakan di Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang. Sebut dia, petaka ini bermula pada Senin (4/7/2022) pukul 22:30 WIB di Losmen Rumah Aceh di Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Alm IK bersama dua rekannya mengonsumsi miras oplosan yang diracik dengan lima botol alkohol dosis 70 persen, lima saset kuku bima, satu botol air mineral ukuran 1,5 liter dengan cara dicampur menjadi satu dalam botol air mineral tadi.

“ Saat mereka konsumsi miras oplosan itu ada beberapa orang saksi yang melihatnya,” kata Iptu Muhammad Rizal.

Singkat cerita, Rabu (6/7/2022) sekira pukul 05:00 WIB korban IK, 29, mengeluh sesak napas dan sakit perut akibat mengonsumsi minuman keras oplosan itu. Karena sakit tidak kunjung sebuh, IK meminta pada kawanya diantar ke Puskesmas Geumpang agar dirawat secara medis. Selanjutnya sekira pukul 08.30 WIB disusul korban lainnya yaitu, SD dan DM. Mereka juga mengeluhkan hal yang sama, yaitu sakit pada bagian perut setelah mengonsumsi miras oplosan.

“Menurut keterangan dokter piket jaga Pukesmas Geumpang sekira pukul 10.45 WIB, IK dinyatakan meninggal di Pukesmas Geumpang dengan diagnosa nyeri di bagian dada dan gagal jantung,” ungkap Iptu Muhammad Rizal.

Selanjutnya sekira pukul 12.30 WIB pihak Puskesmas Geumpang merujuk dua korban lainya, yaitu SD dan DM ke RS Tgk Chik Ditiro, Sigli untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

”Sekarang jenazah IK masih di perjalanan dari Geumpang menuju RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli,” pungkas Iptu Muhammad Rizal. (b06)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER