Jumat, Juni 21, 2024
Google search engine
BerandaRibuan Warga Mengungsi Setelah Belasan Kecamatan di Aceh Utara Dikepung Banjir

Ribuan Warga Mengungsi Setelah Belasan Kecamatan di Aceh Utara Dikepung Banjir

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Akibat hujan deras di daerah kawasan Bener Meriah dan meluapnya sejumlah sungai, sedikitnya 11 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, terendam banjir dan ribuan jiwa terpaksa mengungsi, Rabu ( 5/10/2022).

Informasi yang dihimpun Waspadaaceh.com, sebanyak 11 dari 27 kecamatan di Aceh Utara terendam banjir. Yaitu, Kecamatan Samudera, Matang Kuli, Tanah Luas, Pirak Timu, Lhoksukon, cot Girek, Paya Bakong, Muara batu, Nisam, Geureudong Pase dan Langkahan, ketinggian air di pemukiman warga berkisar antara 50 centimeter hingga 1 meter.

Sekretaris Desa (Sekdes) Rayeuk Kuta Kecamatan Tanah Luas, Anwar menyebutkan, air sudah masuk ke pemukiman warga sejak pukul 05,00 WIB subuh, akibat meluapnya air sungai Peutoe.

“Desa kami ada 310 kepala keluarga (KK), yang terdampak banjir 230 KK atau 787 jiwa telah mengungsi di meunasah. Karena air di permukiman mencapai 50 hingga 1 meter, dan kita juga sudah membuka dapur umum,” kata Anwar, Rabu siang.

Warga Gampong Madan Kecamatan Samudera Aceh Utara, Suryadi menambahkan, sekitar 400 lebih jiwa ikut mengungsi ke muenasah, karena rumahnya terendam banjir.

“Kami yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) Pase, setiap hujan deras dari pegunungan selalu merasakan banjir. Karena sejumlah tanggul kawasan Krung Pase rendah, sehingga air mudah meluap ke permukiman warga,“ jelasnya.

Sementara Asisten II Setdakab Aceh Utara Risawan Bentara, menyebutkan, pemerintah Aceh Utara sedang melakukan pendataan jumlah warga di 11 kecamatan yang mengungsi. Termasuk mendirikan dapur umum, sehingga memudahkan untuk distribusi logistik kepada para pengungsi.

“Kita mengimbau masyarakat yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) agar siaga dan waspada jika terjadi hujan deras. Pemerintah Aceh Utara melalui dinas terkait sedang melakukan pendataan jumlah warga yang mengungsi dan titik dapur umum,” katanya. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER