Minggu, Juni 23, 2024
Google search engine
BerandaRatusan Warga Aceh Utara Masih Terisolir Akibat Banjir Luapan Krueng Keureuto 

Ratusan Warga Aceh Utara Masih Terisolir Akibat Banjir Luapan Krueng Keureuto 

Lhoksukon (Waspada Aceh) – Sekurangnya 500 anggota keluarga di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, masih terisolir akibat banjir, Selasa (17/12/2019). Sejumlah tiga desa masih terendam banjir luapan dari Sungai Krueng Keureuto.

Tiga desa yang masih dikepung banjir, tepatnya berada di Kemukiman Pirak.  Yaitu, Desa Siren, Tanjong Haji Muda dan Desa Lawang. “Sejak pagi kemarin (Senin) air sungai meluap,” jelas Kepala Desa Tanjong Haji Muda, Muhammad Husen. Sekitar 150 rumah di desa itu masih terendam banjir.

Air sungai meluap akibat tidak adanya tanggul penahan banjir sepanjang pinggir sungai. Banjir juga merendam ratusan rumah keluarga di Desa Siren.

Kepala Desa Siren Nurdin mengatakan, selain merendam tempat tinggal warga, banjir juga merusak tanggul irigasi. Tanaman padi yang baru ditaman juga terancam rusak. “Tanggul irigasi kami rusak,” jelasnya.

Kepala Desa Lawang, Sulaiman mengatakan, warga Lawang juga menjadi korban banjir. Warga belum bisa beraktivitas, sejak sungai meluap. Kondisi tersebut terjadi berulang kali setiap tahun. Namun ironisnya belum ada upaya pemerintah daerah untuk membangun tanggul sepanjang sungai yang melintasi pemukiman warga.

Sementara itu Camat Matang Kuli, Zulkifli, menjelaskan, sebelumnya program pembangunan tanggul Sungai Keureuto telah diajukan ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang). Namun sampai sekarang bangunan tersebut belum terealisasi. Menurutnya, sekitar 7 kilometer sepanjang pinggir sungai, butuh tanggul agar sungai tidak meluap.

Namun untuk saat itu,  tambah camat,  pemerintah daerah perlu melakukan normalisasi  agar luapan bisa dihindari.(b15)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER