Sabtu, Maret 2, 2024
Google search engine
BerandaNasionalPj Gubernur Aceh: "Kendala Pembangunan Venue PON Kian Hari Makin Minim"

Pj Gubernur Aceh: “Kendala Pembangunan Venue PON Kian Hari Makin Minim”

Jakarta (Waspada Aceh) – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Wilayah Aceh dan Sumatera Utara mengikuti rapat pemantapan persiapan pelaksanaan PON XXI Tahun 2024 di Gedung KONI Pusat di Jakarta, Senin (29/1/2024).

Rapat tersebut dipimpin Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, dengan fokus membahas hal-hal teknis menyangkut pelaksanaan hajatan olahraga yang nantinya akan diikuti oleh 38 provinsi se-Indonesia.

Dalam forum tersebut, Pj.Gubernur Aceh Achmad Marzuki menyampaikan laporan dan rencana tindaklanjut persiapan PON 2024. “Dari hari ke hari kendala makin minim kekurangannya,” kata Achmad Marzuki

Pj Gubernur Aceh didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh M. Nasir Syamaun, Kadis Kominfo Aceh Marwan Nusuf, Kabid Pendapatan BPKA Saumi Elfiza, serta Kepala Biro Umum Setda Aceh T. Adi Darma.

Hadir PB PON Wilayah Sumut.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Aceh juga mengatakan, selain sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, Aceh menargetkan untuk mewujudkan dampak berkesinambungan pasca pelaksanaan PON.

“Mohon dari KONI Pusat, pasca PON ini, kami berusaha agar semua venue bisa berdampak ke pembinaan olahraga di Aceh,” ujar Pj Gubernur Aceh.

Terkait venue, disampaikan juga bahwa pada Juli mendatang sudah akan dilaksanakan uji coba.

Sementara itu, Ketum KONI Pusat dalam arahannya meminta agar PB PON dapat terus meningkatkan koordinasi dan kualitas kerja jelang 233 hari pembukaan PON 2024.

“Terima kasih dan penghargaan kepada Ketua PB PON wilayah Aceh maupun Sumatera Utara, atas progres yang telah kita capai sampai hari ini,” kata Marciano.

Ia menyebutkan, rencana induk yang disampaikan oleh PB PON Wilayah Aceh dan Sumut beberapa waktu lalu, telah diserahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 23 Januari lalu.

Kepada PB PON masing-masing wilayah, Marciano meminta agar rapat-rapat berkala harus terus dilaksanakan, untuk memantau progres dan menetapkan rencana tindaklanjut di waktu yang masih tersisa.

“Salahsatunya terkait pembahasan perlengkapan dan peralatan pertandingan. Diperlukan rapat antara KONI Pusat, PB PON XXI wilayah Aceh dan Sumut dengan Kemenpora, untuk menentukan mana yang ditanggung APBN dan APBD,” sebut Marciano.

Di akhir pertemuan, Waketum I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno mengingatkan, agar segera dilakukan pemetaan akomodasi di sekitar venue, mengingat banyaknya kontingen yang sudah mencari penginapan untuk PON XXI tahun 2024. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments