Beranda Aceh Perairan Pulo Aceh Rawan Praktik Pengeboman Ikan 

Perairan Pulo Aceh Rawan Praktik Pengeboman Ikan 

BERBAGI
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Eka Rizkina, S.Pd. (Foto/Facebook)

Aceh Besar (Waspada Aceh) – Wilayah perairan Pulo Aceh akhir-akhir ini cukup rawan praktik pengeboman ikan yang dilakukan oleh segelintir nelayan.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Eka Rizkina, mendesak pihak terkait agar menindak pelaku pengeboman ikan di perairan Pulo Aceh tersebut.

Wakil Ketua Komisi V DPRK mengatakan, Senin (14/2/2022), menurut laporan warga, pengeboman tersebut dilakukan oknum nelayan yang menangkap ikan di laut Pulo Aceh. Eka mengungkapkan bahwa para nelayan di Pulo Aceh kerapkali melaporkan dan mengeluhkan pengeboman itu yang berdampak minimnya hasil tangkapan ikan mereka.

Aktivitas pengeboman ikan di Pulo Aceh, kata Eka, berdampak punahnya populasi ikan, rusaknya terumbu karang dan ikan di dasar laut, sehingga para nelayan sulit mendapatkan ikan.

“Kondisi ini mengakibatkan omzet nelayan menurun. Padahal, Pulo Aceh selama ini sebagai penghasil ikan kerapu, kakap merah, rambe dan gurita, udang lobster dan ikan laut lainnya,” tuturnya.

Dia berharap Pemerintah Aceh dan aparat keamanan dapat mengawasi dan menjaga kelestarian Pulo Aceh sehingga menjadi ikon wisata guna meningkatkan penghasilan masyarakat dan nelayan Pulo Aceh.(Cut Nauval d)

BERBAGI