Penjualan Miras Marak di Bulan Ramadhan, Pemuda Agara Demo DPRA

    BERBAGI
    Gerakan Pemuda Peduli Agara (Gempa) ketika berunjukrasa di depan kantor DPRA di Banda Aceh, Kamis (22/4/2021). (Kia Rukiah)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sebanyak 15 orang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Peduli Aceh Tenggara (Gempa) berunjukrasa ke kantor DPRA di Banda Aceh, Kamis (22/4/2021), terkait maraknya penjualan minuman keras (miras) jenis tuak di kabupaten tersebut.

    Dalam aksi tersebut, massa Gempa menuntut Pemerintah Aceh Tenggara (Agara) untuk konsisten dan tegas memberantas miras di kabupaten tersebut. Apalagi penjualan miras jenis tuak marak meski di bulan Ramadhan.

    Tuntutan yang kedua, meminta kepada Pemkab Agara untuk mengevaluasi kinerja Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) di Agara.

    Setelah menyampaikan tuntutannya, anggota DPRA dari daerah pemilihan (Dapil) 8, Yahdi Hasan, menyambut para pengunjuk rasa.

    Yahdi mengatakan, dia sepakat atas tuntutan dari gerakan pemuda peduli Agara dan bersedia untuk menyampaikan kepada Pemkab Aceh Tenggara dalam kurun waktu 1 x 24 jam.

    “Kami sepakat dengan adek-adek peduli Agara dan kita harus lawan penjualan minuman keras. Apa yang disampaikan mereka ini akan kita sampaikan kepada bapak Bupati Agara,” tutupnya. (Kia Rukiah)