Minggu, Juni 23, 2024
Google search engine
BerandaSumutPengusaha Properti: Bank Sumut Harus Prioritaskan Pengembang Lokal

Pengusaha Properti: Bank Sumut Harus Prioritaskan Pengembang Lokal

Medan–Bank Pembangunan Daerah (BPD) harusnya menjadikan pengembang perumahan lokal sebagai prioritas. Salah satunya Bank Sumut yang dinilai harus lebih responsif kepada pengembang perumahan di daerah.

Hal itu disampaikan Manager Operasional PT TKG Ary Pramono kepada wartawan di Medan, Senin (9/3/2020). Ary mengatakan bahwa dalam pelaksanaannya justeru BPD sejenis seperti bank asal Jabar yang malah lebih cepat merespon Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Perumahan Subdisi.

“Sejauh ini, BPD sejenis yang malah responnya sangat baik dan cepat untuk tangani KPR Perumahan baik subsidi maupun komersil. Ini menjadi salah satu nilai tambah bagi BPD itu sebenarnya,” kata Ary.

Namun, kata Ary, BPD Bank Sumut yang seharusnya lebih merespon pengembang lokal malah terkesan abai.

“Seharusnya BPD lokal seperti Bank Sumut yang lebih merespon KPR dari pengembang lokal ini. Jadi, biar Bank Sumut lebih maju dan dikenal masyarakat luas hingga ke pelosok daerah. Apalagi Bank Sumut punya jaringan kuat di semua daerah di Sumut,” ujarnya.

Dia menilai Bank Sumut harusnya lebih responsif dalam melayani pengembang lokal. Salah satunya, melalui proses KPR Perumahan ini. Namun sayang, hingga kini jadwal ataupun pelaksanaan akad KPR Perumahan belum ada.

“Kita sebenarnya mau berbicara ini sejak lama. Sejak Januari, kita sudah masukan dokumen data konsumen KPR ke Bank Sumut, tapi hingga kini kapan akad dan jadwalnya juga tidak jelas,” ungkapnya.

Dia menuturkan bahwa masalah ini sebenarnya bisa diatasi jika pimpinan atau direksi Bank Sumut serius dalam pembiayaan KPR Perumahan. Karena dengan itu, prekomomian daerah juga akan meningkat dengan masyarakat atau konsumen terlibat di dalamnya.

“Sebagai pengembang lokal, kita terus diprotes konsumen. Kenapa belum juga akad, padahal data konsumen sudah masuk ke bank sejak awal tahun. Konsumen takut, data mereka malah dipermainkan. Kita jadi sasaran konsumen terus,” jelasnya.

Dia berharap bahwa persoalan ini menjadi catatan bagi pimpinan Bank Sumut. Apalagi, pembiayaan KPR ini merupakan program nasional Presiden Jokowi untuk kepemilikan rumah bagi warga. Termasuk juga mendukung program Gubernur Sumut menjadikan Sumut Bermartabat.(sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER