Senin, Juni 17, 2024
Google search engine
BerandaKulinerPengrajin Emping Melinjo Berharap Modal Usaha

Pengrajin Emping Melinjo Berharap Modal Usaha

SIGLI (Waspada): Puluhan kaum ibu, pengrajin Keureupuk Mulieng (emping melinjo-red) di Gampong (desa-red) Meunasah Sukon, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Aceh, berharap modal usaha dari pemerintah daerah setempat.

“Yang sangat kami harapkan pada pak bupati, adalah modal usaha supaya kami dapat mengembangkan usaha memproduksi Keureupuk Muling. Tolong lah pak, disampaikan kepada Abusyik, (sebutan untuk bupati Pidie Roni Ahmad-red),” kata Wati, 35, salah seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari menggeluti profesi sebagai pengrajin keureupuk mulieng di Kembang Tanjong. Senin (5/3).

Menurut dia, dengan adanya modal usaha para kaum ibu pengrajin keureupuk mulien dapat membeli biji melinjo sebagai bahan baku utama dalam pembuatan emping melinjo untuk dipasarkan.

Selama ini mayoritas pengrajin emping melinjo di daerah itu hanya menerima upahan sebagai penumbuk emping melinjo dari para toke ataupun masyarakat setempat yang membawa biji melinjo untuk ditumbuk menjadi emping. “ Satu bambu biji melinjo setelah kami tumbuk menjadi emping, dibayar Rp 6.000, itupun tergantung musim,” katanya.

Iskandar Ismail, Keuchik (kepala desa-red) Gampong Kupula, Kecamatan Kembang Tanjong, mengatakan butuh perhatian serius dari Pemkab Pidie untuk mengembangkan usaha rumah tangga yang digeluti para kaum ibu, pengrajin emping melinjo.

Khusus di Gampong yang dipimpinnya itu, tercatat 30 orang lebih kaum perempuan menjadi pengrajin emping melinjo. Namun mereka kekurangan modal, sehingga mereka hanya bisa menjadi penerima jasa sebagai tukang produksi emping melinjo dengan upah yang didapat pas-pasan saja.

“Sekarang kalau untuk emping melinjo kualitas super dihargai Rp 65 ribu/Kg. Tapi harga ini dapat sewaktu-waktu berubah,” kata Iskandar. (b10)

 

 

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER