Selasa, Mei 28, 2024
Google search engine
BerandaBanjir Kepung Pendopo Wali Kota Langsa

Banjir Kepung Pendopo Wali Kota Langsa

Langsa (Waspada Aceh) – Sejumlah jalan protokol dan kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa, Aceh, bertepatan di sekeliing Pendopo Wali Kota, kini dikepung banjir sedalam 50 cm, sejak Kamis malam (4/10/2018).

Pantauan wartawan, banjir itu setelah hujan deras mengguyur Kota Langsa, mulai pukul 17:00 WIB dan baru berhenti pukul 21:15 WIB. Air menggenangi sejumlah kawasan di Kota Langsa. Seperti di depan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langsa di Jalan Ahmad Yani, Jalan Iskandar Muda dan Jalan Tengku Umar.

Kapolsek Langsa Kota, AKP Salmidin, saat mengamankan arus lalulintas di Jalan Ahmad Yani di kawasan Lapangan Merdeka Langsa yang terendam banjir, Kamis (4/10/2018). (Foto/dede)
Kapolsek Langsa Kota, AKP Salmidin, saat mengamankan arus lalulintas di Jalan Ahmad Yani di kawasan Lapangan Merdeka Langsa yang terendam banjir, Kamis (4/10/2018). (Foto/dede)

Kondisi banjir yang terparah di kawasan pusat kota tepatnya di Lapangan Merdeka. Di kawasan ini sejumlah ruas jalan terendam banjir setinggi 50 cm.

Banjir disinyalir karena buruknya saluran irigasi, diperparah lagi dengan kurangnya kesadaran masyarakat membuang sampah. Saluran air yang berukuran kecil tertutup sampah plastik.

Salah seorang warga Langsa, Yoesdinur, mengaku, banjir yang merendam kawasan Lapangan Merdeka Langsa karena di lokasi ini parit-paritnya tidak berfungsi maksimal. Apalagi, kawasan ini merupakan lokasi yang rendah sehingga debit air yang datang dari lokasi lainnya tidak sanggup menahan lajunya air.

“Pemerintah Kota Langsa harusnya lebih jeli melihat kondisi ini dalam mengatasi banjir yang kerap terjadi. Jangan hanya memikirkan taman saja, tapi parit-parit dibenahi agar tidak terjadi banjir yang berulang-ulang,” sebut Ketua PPM Kota Langsa, sambil mengotak-ngatik sepeda motornya yang mogok akibat banjir.

“Kita minta Pemko Langsa membenahi irigasi ini segera. Jangan proyek-proyek pencitraan saja yang diurusin. Tapi proyek yang bersentuhan masyarakat perlu diperhatikan,” tandasnya. (m43)

BERITA TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER