Senin, April 15, 2024
Google search engine
BerandaAcehNelayan yang Rumahnya Terbakar, Butuh Perhatian Pemkab Pidie

Nelayan yang Rumahnya Terbakar, Butuh Perhatian Pemkab Pidie

Sigli (Waspada Aceh) – M.Nasir, 45, nelayan miskin yang rumahnya hangus terbakar di Gampong Geunteng Timur, Kecamatan Bate, Kabupaten Pidie. Sabtu (30/3/2019), mengharapkan perhatian dan batuan dari pemerintah.

M.Nasir sehari-hari bekerja sebagai buruh nelayan, dan istrinya Mariani Johan, 35, sebagai ibu rumah tangga. Keduanya mengaku kesulitan bangkit dari musibah tersebut. Menurut mereka untuk membangun rumahnya kembali tentu membutuhkan biaya yang besar.

Sementara pendapatan M.Nasir dari hasil buruh nelayan, tidak pasti. Begitupun dari pendapatan Mariani sebagai ibu rumah tangga yang menjadi pengrajin anyaman tikar pandan, tidak akan cukup untuk membangun kembali tempat tinggalnya itu.

“Karena itu kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah atau siapa pun, untuk membantu kami,” kata Mariani.

Belum lagi biaya kebutuhan sehari-hari dengan dua anak yang masih kecil. Tentu itu menjadi perhatian keluarga asal Gampong Geunteng Timur itu.

Menurut Nasir, kebakaran rumahnya diduga akibat meledaknya tabung gas elpiji ukuran 3 Kg. Saat itu, kata dia, istrinya Mariani sedang memasak air di dapur, dan tidak sadar bahwa tabung gas itu bocor.

Beberapa detik sebelum kejadian, salah satu anaknya yang masih kecil menangis di luar rumah. Mariani kemudian lari keluar rumah untuk mengambil anaknya. Dalam waktu singkat terjadi kebakaran, api membesar dan terjadi ledakan.

“Untung saja istri saya pada saat itu sudah berada di luar untuk melihat anak kami yang menangis, jadi istri dan anak saya selamat,” lanjut Nasir.

Akibat kebakaran tersebut, rumah beserta isinya ludes terbakar, kecuali satu unit sepeda motor yang dapat diselamatkan. “Surat dan buku kendaraan terbakar dan semua isi dalam rumah juga ikut ludes menjadi arang,” tandasnya.

Malik Kasem, Kadis Sosial Kabupaten Pidie, mengatakan pihaknya telah turun ke lokasi dan menyalurkan bantuan masa panik. (M. Riza).

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER