Selasa, Mei 28, 2024
Google search engine
BerandaMualaf di Aceh asal Tanjungbalai, Temukan Tas Berisi Uang Rp26 Juta, Kini...

Mualaf di Aceh asal Tanjungbalai, Temukan Tas Berisi Uang Rp26 Juta, Kini Dapat Hadiah Sepeda Motor

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Belakangan ini sosial media sedang dihebohkan dengan kisah seorang pria mualaf yang mengembalikan uang jamaah Masjid Al-Makmur (Masjid Oman) Banda Aceh senilai Rp26 juta.

Seorang pria mualaf bernama Insyafuddin asal Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara, menemukan uang Rp26 juta dalam tas di Masjid Oman Al-Makmur Lampriek, Kota Banda Aceh. Uang tersebut diserahkan kepada pengurus masjid untuk dikembalikan kepada pemiliknya.

Pasalnya, dia merupakan seorang mualaf yang tidak memiliki tempat tinggal dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Bahkan untuk beristirahat dan makan, dia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Kini atas kejujurannya, Insyafuddin ketiban rizki. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto menghadiahi satu unit sepeda motor merk Honda Beat kepada Insyafuddin.

Hadiah itu diserahkan melalui anggota DPR RI dari Golkar, H.M. Salim Fakhry bersama Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM Nurlif di Masjid Oman, Lamprit , Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, usai shalat Ashar, Selasa sore (2/11/2021).

Selain mendapatkan Honda, mualaf ini juga mendapat sebuah handphone merk Oppo A16 dari dari Ketua DPD II Partai Golkar Kota Banda Aceh, Ketua Forum Koordinasi Jejaring Pemagangan (FKJP) H.Jamaluddin. Dia menawarkan kepada Insyafuddin, untuk memilih bidang pemagangan yang diinginkan agar memiliki kecakapan hidup.

Menurut Salim Fakhri, Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada mualaf ini karena begitu teguh dan jujur. Tambahnya, hal itu menjadi contoh tauladan kepada masyarakat.

Insyafuddin mengaku sangat terharu serta bersyukur. Dia pun mengucapkan terima kasih dengan banyaknya kepedulian masyarakat kepada dirinya.

Insyafuddin mengatakan, uang tersebut ditemukan saat dia sedang membaca buku di masjid tersebut pada Rabu (27/10/2021).

“Ketika itu saya sedang baca buku di teras masjid, sore hari. Kemudian saya melihat ada tas yang tergeletak di lantai? Saya lihat sejak setelah Ashar dan Magrib, namun tas itu juga tidak ada yang ambil,” katanya saat ditemui Waspadaaceh.com, Selasa (2/11/2021).

Dia kemudian memberanikan diri mengambil tas tersebut. Saat dia mengecek isi tas, untuk melihat kalau-kalau ada identitas pemiliknya, ternyata di dalam tas tersebut berisi banyak uang.

Pemilik nama asli Fredy Silitonga ini berusia 52 Tahun dan mengaku belum menikah, sudah 8 tahun jadi mualaf di Gampong Gani Blang Bintang, Aceh Besar. Dia mendapat bantuan berupa tempat tinggal yang diserahkan langsung oleh pengurus Masjid Oman Al-Makmur, Lampriek, Banda Aceh.

Saat ini dia diangkat sebagai salah satu pengurus di masjid tersebut sebagai petugas kebersihan agar memiliki penghasilan untuk mencukupi kebutuhannya. (Cut Nauval d)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER