Jumat, Mei 24, 2024
Google search engine
BerandaSumutMeski Situasi Pandemi, Wanita Kota Medan Harus Bangkit

Meski Situasi Pandemi, Wanita Kota Medan Harus Bangkit

Medan (Waspada Aceh) – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Medan terus mendorong para wirausaha kaum perempuan untuk bisa beradaptasi dengan situasi pandemi saat ini sehingga tetap dapat menjalankan usahanya. Langkah ini diharapkan berkontribusi dalam memacu upaya pemulihan ekonomi kota Medan.

Iwapi kota Medan mengajak seluruh wanita untuk kreatif. Terutama menghadapi revolusi industri 4.0 dan pandemi COVID-19, kata calon Ketua Iwapi Kota Medan periode 2021 – 2025, Ade Mora Nasution, dalam rapat pertama calon pengurus Iwapi Kota Medan, Kamis (29/4/2021) di Ibis Style Hotel Medan.

Dalam sambutannya Mora menyebutkan, visi Iwapi Kota Medan ke depan adalah mengakses para wanita kreatif agar menularkan kemampuannya sehingga dapat mendukung pembangunan ekonomi Kota Medan.

Untuk ini, Iwapi Kota Medan juga akan mengajak para wanita hingga di tingkat lingkungan untuk berperan aktif mengembangkan berbagai potensi yang ada.

Visi Iwapi Kota Medan ke depan adalah, “Wanita Berdaya 2025”. Yakni wanita yg memiliki peran dalam pembangunan ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat.

Jadi peran wanita bukan hanya dapur, sumur dan kasur saja,” demikian ungkap Mora dalam rapat tersebut.

Untuk itu, Mora juga mengimbau seluruh stakeholder untuk meningkatkan kerjasamanya. Baik yang berasal dari pemerintah, perusahaan maupun organisasi lainnya.

Turut hadir Sri Wahyuni Nukman, Ketua Komite Tetap Kesekretariatan Jenderal, Keorganisasian & Hukum DPD Iwapi Sumut mewakili Ketua DPD Iwapi Sumut Hj. Rosna Nurleily Siregar, menyampaikan bahwa sumbangsih perempuan di sektor UKM ditunjukkan lewat upaya mengembangkan industri di lingkungan tempat masing-masing.

Antara lain, katanya, dengan memanfaatkan sumber daya setempat serta potensi kelompok perempuan. Lanjut Sri, juga membuka lapangan kerja maupun kesempatan berusaha bagi para perempuan, terbentuknya wirausaha baru perempuan, serta meningkatkan sumber daya pendapatan, taraf hidup dan kesejahteraan.

Kaum perempuan turut mendorong roda perekonomian sebab hampir seluruhnya memiliki campur tangan atau dikelola langsung oleh perempuan,” ujar Sri Wahyuni.

Hal ini menunjukkan bahwa perempuan juga mempunyai peranan penting dalam membangun perekonomian lokal dan nasional, ujar Sri. (Sulaiman Achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER