Meski Batik Air dari Aceh Mendarat Darurat, Ratusan Penumpang Tak Terluka, Termasuk Bupati Aceh Barat

    BERBAGI
    Para penumpang Batik Air dari Aceh yang mendarat darurat, sedang menunggu perbaikan pesawat di Bandara Kualanamu Deliserdang,Sumatera Utara. (Foto/Ist)

    Suka Makmue (Wasapda Aceh) – Meski pesawat milik maskapai penerbangan Batik Air seri Air Bus A-300 yang terbang dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumutera Utara, ratusan penumpang tetap aman dan kondisi sehat.

    Menjawab Waspadaaceh.com, Minggu sore (29/8/2021), Teuku Dedi Iskandar, seorang jurnalis yang menumpang pesawat tersebut mengatakan, ratusan penumpang di dalam pesawat dalam kondisi baik baik saja.

    Pesawat yang rencananya terbang menuju Banda Soetta Cingkareng, Jakarta, itu tiba-tiba mengalami kerusakan teknis di bagian mesin sebelah kiri pesawat. Akibatnya kampten harus melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara, sebut Dedi Iskandar melalui sambungan seluler.

    Berita terkait: Breaking News: Batik Air dari Aceh Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

    Kata Dedi Iskandar, saat pendaratan darurat tersebut, ratusan penumpang dalam pesawat Batik Air sempat mengalami kaget dan takut, karena tiba-tiba pesawat harus mendarat darurat.

    “Saat pendaratan darurat, penumpang terkejut semua, karena diketahui dari awak pesawat, salah satu mesin bagian kiri mengalami kerusakan,” lanjut Dedi.

    Waspadaaceh juga menanyakan kondisi Bupati Aceh Barat, Ramli MS, Dedi Iskandar mengatakan, bupati dalam keadaan sehat begitu juga semua penumpang. “Meskipun insiden tersebut sempat membuat terkejut, tapi Alhamdulilah tidak mengalami luka apapun,” ujar Dedi.

    Hingga pukul 14.31 WIB, ratusan penumpang Batik Air masih menunggu perbaikan mesin pesawat di Bandara Kualanamu Sumut. Dedi tidak bisa memastikan, apakah penumpang tersebut akan dialihkan ke pesawat lain atau tetap menunggu perbaikan pesawat yang sama untuk terbang ke Jakarta.

    Sedangkan tujuan ia ke Jakarta bersama Bupati Aceh Barat, kata Dedi, dalam rangka tugas peliputan kungker kepala daerah tersebut ke salah satu provinsi yang ada di Indonesia. (Zul Nagan)