Beranda Nasional Makam Tokoh Muslim Tertua se Asia Tenggara Dirusak, Pelaku Belum Ditemukan

Makam Tokoh Muslim Tertua se Asia Tenggara Dirusak, Pelaku Belum Ditemukan

BERBAGI
Mahmud Jamil, warga yang merawat makam Muslim tertua se-Asia Tenggara memperlihatkan kuburan yang pernah dirusak beberapa waktu lalu, Senin (18/2/2019). (Foto/Zainal Abidin)

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Hingga saat ini, pelaku perusakan makam tokoh Muslim tertua se-Asia Tenggara di Gampong Lubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, belum ditemukan.

Makam bertuliskan tahun wafat 1226 M, dibongkar orang tak dikenal akhir Januari 2019. Sejak saat itu, aparat belum mampu mengungkap pelakunya.

Center of Information Samudera Pasai Heritage (Cisah), mencatat makam di Lubok Tuwe merupakan makam tokoh muslim tertua di Asia Tenggara.

Pada nisam makam tertulis ayat Al-Quran, serta pesan singkat yang diukir. Pesan tersebut bertuliskan, “orang yang berbahagia lagi syahid, dicintai oleh khalayak ramai, wafat pada tahun 622 H/1226 M,” jelas Ketua Cisah, Abdul Hamid.

Namun sayangnya, makam tersebut belum dimasukan dalam cagar budaya pemerintah daerah. Lokasi makam yang mudah dimasuki, sehingga beberapa waktu lalu dibongkar orang tak dikenal.

Masyarakat setempat secara turun temurun meyakini, dua makam yang dirusak tersebut adalah makam Raja Ahmad dan istrinya. Dari cerita warga, makam yang berada di kebun milik Mahmud Jamil,50, adalah tokoh berpengaruh pada masanya.

Bahkan sejumlah ahli sejarah dari luar negeri telah datang langsung ke lokasi makam. “Warga dari Malaysia dan orang bule pernah datang ke sini, karena mereka mengetahui dari sejarah tentang makam ini,” jelas Mahmud Jamil.

Sementara itu, Kapolsek Meurah Mulia, Iptu Bustani, mengakui kasus pengrusakan makam di Lubok Tuwe sedang ditangani pihaknya. Polisi sedang menyelidiki kasus untuk mencari pelakunya.

Kapolsek mengakui belum bisa menyimpulkan modus dari aksi pembongkaran makam.

Namun menurut sejumlah warga, pengrusakan tersebut berkaitan dengan informasi tersimpan harta karun di sekitar makam itu.(b15)

BERBAGI