Beranda Olahraga Liga 2 Dihentikan, Irwansyah ST: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa Manusia

Liga 2 Dihentikan, Irwansyah ST: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa Manusia

BERBAGI
Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Irwansyah ST. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Imbas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang dan menewaskan ratusan orang, pelaksanaan Liga 2 Indonesia juga dihentikan sementara. DPRK Banda Aceh menyatakan keprihatinannya atas dampak yang besar akibat kejadian tersebut.

“Kita sangat menyesalkan dan berduka mendalam, akibat insiden Kanjuruhan Malang, semua merasakan dampaknya. Kita patut bersedih, karena tidak ada nilai sepak bola seharga nyawa manusia,” kata Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Irwansyah ST kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Politisi PKS itu menilai sepak bola dapat menyatukan semua pihak baik itu musuh ataupun lawan politik. Namun, insiden juga dapat merugikan semua pihak termasuk olahraga.

“Indonesia berduka dan dunia pun berduka, kita melihat klub dunia sekaliber Real Madrid, Liga Spanyol hingga klub sepak bola Inggris pun turut berduka atas insiden Malang. Imbasnya, termasuk ini Liga 2 juga dihentikan sementara setelah Liga 1 yang sebelumnya dihentikan,” ujarnya.

Dampaknya, lanjut politisi muda energik ini, pecinta dan supertor bola tidak bisa menikmati laga klub kesayangannya berlaga. Salah satunya, Persiraja Banda Aceh yang bertanding di Liga 2 juga ikut terdampak.

“Jadikan ini pembelajaran semua. Khususnya pecinta sepak bola, saling menjaga kondusifitas. Ini semua harus menjadi pembelajaran dan penyadaran bagi kita ke depan khususnya pecinta Persiraja Banda Aceh. Ini harus jadi atensi kita,” jelasnya.

Dia mengungkapkan untuk semua pecinta sepak bola untuk mendokan para korban di Stadion Kanjuruhan Malang. “Selipkan doa untuk mereka, di setiap ibadah shalat kita. Insha Allah, khusnul khotimah,” tegasnya.

Hingga kini, Presiden Klub Persiraja Banda Aceh, Zulfikar SBY belum menjawab pertanyaan waspadaaceh.com terkait penghentian Liga 2 ini.

Setelah PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara penyelenggaraan Liga 1 terkait Tragedi Kanjuruhan, kompetisi Liga 2 juga dipastikan bernasib sama.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, yang mengatakan pihaknya bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) sepakat untuk menghentikan kedua liga tersebut.(*)