Rabu, Februari 21, 2024
Google search engine
BerandaLifter Nurul dan Zul Ilmi Raih Dua Medali Perak SEA Games Kamboja

Lifter Nurul dan Zul Ilmi Raih Dua Medali Perak SEA Games Kamboja

Phnom Penh (Waspada Aceh) – Atlet binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh M. Zul Ilmi dan Nurul Akmal kembali berhasil mendulang dua medali perak di ajang SEA Games.

Medali ini masing-masing dipersembahkan oleh M. Zul Hilmi (Kelas 89 kg Putra) dan Nurul Akmal (kelas +71 kg Putri) yang bertanding di Taekwondo Hall, Olympic Complex, Phnom Penh, Selasa (16/5/2023).

Pada saat bertanding, lifter binaan KONI Aceh yang ikut bergabung dalam Tim nasional (Timnas) Indonesia ini, yang keduanya juga merupakan atlet peraih medali emas PON XX tahun 2021 Papua tampil percaya diri.

“Alhamdulillah, dari dua atlet Aceh yang tergabung dalam Timnas Angkat Besi Indonesia, keduanya berhasil merebut medali,” kata Ketua Umum KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar.

Abu Razak sapaan akrab H. Kamaruddin Abu Bakar didampingi oleh Wakil Ketua I KONI Aceh T. Rayuan Sukma, Wakil Ketua II Drs. Bahctiar Hasan, dan Bendahara Kennedi Husen, hadir langsung di lokasi pertandingan untuk menyemangati para atlet.

T. Rayuan, yang juga Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Aceh menjelaskan, M. Zul Ilmi hanya mampu mengangkat Snatch dengan 145kg. Saingan terberatnya adalah Quoc Toan Nguyen asal Vietnam. Tidak hanya unggul dari seluruh peserta, ia juga mampu memecahkan rekor SEA Games sebelumnya (150kg) dengan angkat 155kg.

“Pada angkatan Clean & Jerk, Zul Imi mengangkat 183kg, sedangkan atlet Vietnam kembali pecahkan rekor Clean & Jerk SEA Games dengan angkatan190kg,” jelas T. Rayuan.

Dengan hasil itu, Zul Ilmi, lifter kelahiran 1996 asal Aceh Besar itu menempati posisi kedua, atau medali perak. Sementara Nurul Akmal mencatatkan Snatch dengan angka 115kg sebagaimana saat Olimpiade Tokyo 2020. Pesaing terdekatnya adalah atlet Thailand Duangaksorn Chaidee yang mampu mengangkat Snatch 122kg.

Pada Clean & Jerk lanjut T. Rayuan, Nurul mampu mengangkat 148kg. Ia gagal menyalip ketika berusaha mengangkat 156kg. Sedangkan lawannya atlet Thailand mampu mencatatkan 148kg.

Total angkatan Duangaksorn Chaidee 270kg dan menjadi juara, sedangkan Nurul Akmal menempati peringkat kedua dengan total 263kg.

“Baik Zul Ilmi dan Nurul Akmal sudah berusaha maksimal, dan mampu membuat persaingan ketat. Ini adalah capaian yang luar biasa,” kata Bahctiar Hasan, yang juga Ketua Pelatda KONI Aceh tahun 2023.

M. Zul Ilmi dan Nurul Akmal merupakan atlet angkat besi andalan Aceh yang dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang, khususnya menuju PON XXI tahun 2024 Aceh-Sumut.

Sebelumnya, tiga atlet binaan KONI Aceh, yakni, T Muhammad Kausar, Zulbakri dan Abdul Rohim meraih tiga emas, satu perak dan dua perunggu untuk cabang Esport dan dayung beregu ajang SEA Games di Kamboja.

Dilaporkan, Teuku Muhammad Kausar (Ponbit) salah satu atlet Esports Aceh yang memperkuat Timnas Indonesia meraih emas bersama timnya untuk nomor pertandingan PUBG Mobile. Dia bersama skuadnya berhasil mencatatkan total poin sebanyak 178 poin dari 18 pertandingan, sehingga memastikan mereka berhak mendapatkan medali Emas untuk Indonesia.

“Semantara untuk cabor dayung, meraih dua emas, satu perak dan dua perunggu,” kata pelatih renang Pelatda PON Aceh, Suheri yang dihubungi Waspadaaceh, Senin (15/5/2023).

Emas pertama kata dia, tim dayung putra nomor 250 meter yang diperkuat Zulbakri dan emas kedua nomor 500 meter senior putra yang juga diperkuat Tim Pelatda KONI Aceh, Abdul Rohim. Sementara tim dayung yang diperkuat Zulbakri memperoleh medali perak dan dua perunggu, dari tim campuran yang diikutinya. (B.01)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments