BerandaAcehKetua Komisi II DPRK Dorong Dispar Ciptakan Oleh-oleh Khas Banda Aceh

Ketua Komisi II DPRK Dorong Dispar Ciptakan Oleh-oleh Khas Banda Aceh

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh M. Zidan Al Hafidh, mendorong Dinas Pariwisata setempat untuk segera melahirkan produk oleh-oleh khas yang menjadi identitas ikonik bagi ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Zidan menyoroti bahwa hingga saat ini Banda Aceh belum memiliki produk unggulan yang secara spesifik dikenal sebagai buah tangan wajib, berbeda dengan daerah lain di sekitarnya yang telah memiliki identitas kuliner yang kuat.

“Wisata itu bagaimana kita menggaet orang-orang agar teringat dengan Banda Aceh. Salah satunya, ketika mereka pulang kembali ke daerah asal, mereka bisa terus mengingat kota ini melalui oleh-oleh yang dibawa. Namun, oleh-oleh khas Banda Aceh sampai hari ini belum ada,” ujar Zidan Al Hafidh, Jumat (17/4/2026).

Zidan membandingkan kondisi tersebut dengan daerah tetangga yang sudah lebih dahulu sukses membangun citra produk lokal. Ia mencontohkan Sabang yang populer dengan Kue Sabang, Takengon dengan komoditas kopinya, hingga Kabupaten Pidie yang dikenal luas melalui kerupuk mulieng.

“Nah, ini yang menjadi PR menurut saya. Kalau kita yang bertugas hari ini di bidang pariwisata, minimal sekali harus ada sesuatu yang membekas untuk pengunjung. Oleh-oleh khas itu harus ada. Itulah indikator pariwisata kita berhasil mencetak sebuah prestasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi muda ini mengusulkan agar potensi lokal yang melimpah di kawasan pesisir, seperti Ikan Keumamah dari Lampulo, diangkat dan dikembangkan secara serius menjadi produk unggulan kota.

Ia meyakini dengan riset dan pengemasan yang tepat, produk turunan dari hasil laut tersebut mampu menjadi magnet ekonomi baru bagi pelaku UMKM di Banda Aceh.

“Misalnya, kita punya hasil dari Lampulo yaitu Ikan Keumamah. Kenapa tidak itu saja yang diangkat menjadi khas Banda Aceh?,” pungkas Zidan.(*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER