Rabu, Februari 21, 2024
Google search engine
BerandaAcehKembalikan Citra PDIP di Aceh, Karimun Usman: Banyak Mantan Kombatan Gabung

Kembalikan Citra PDIP di Aceh, Karimun Usman: Banyak Mantan Kombatan Gabung

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Karimun Usman,  Politikus Senior yang juga Dewan Pertimbangan PDIP Aceh, menilai PDIP
sudah normal seperti partai-partai lainnya di Aceh. Ia juga mengatakan, banyak mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kini menjadi kader PDIP.

Menurut Karimun, stigma negatif terhadap PDIP dan Megawati Soekarnoputri sebagai presiden pada 2002, saat Aceh diberlakukan darurat militer, sudah tidak relevan lagi. Ia mengatakan, pembunuhan masal yang terjadi di Aceh sebenarnya terjadi pada masa Daerah Operasi Militer (DOM) sebelum tahun 2000.

“Kalau dulu sejak Pemilu 2004 PDIP dan Megawati dianggap pembunuh rakyat Aceh. Hingga sampai 2019 masih terdengar. Karena 2002, masa Megawati presiden dan SBY menkopolkam di Aceh dibentuk darurat militer dengan panglima di pusat dijabat oleh SBY,” kata Karimun kepada Waspadaaceh.com, Jumat (9/2/2024).

Padahal  lanjutnya, pembunuhan masal yang terjadi adalah pada masa DOM sebelum tahun 2000. Sebut saja, rumah gedung Pidie, simpang KKA Aceh Utara, Tgk Banta Kiyah Betong Ateh Aceh Barat, Krung Ara Kondo Aceh Timur dll.

Karimun mengaku bersyukur bahwa para tokoh-tokoh mantan kombatan GAM telah menyadari bahwa PDIP adalah partai yang membela kepentingan rakyat. Ia menyebutkan beberapa nama mantan kombatan yang kini menjadi kader PDIP, seperti Tgk Sofyan Daud, mantan juru bicara kombatan, Tgk Ramli MS, mantan panglima tingkat kabupaten sekaligus bupati dua periode, Tgk Dahlan Jamaluddin, mantan anggota DPRA dari kombatan, Ny Yuniati dari PNA, dan Jamaluddin Idham, mantan ketua Demokrat.

“Itu yang saya maksud PDIP Aceh sudah normal seperti partai-partai yang ada di Aceh, sudah dengan sukarela mereka-mereka dari berbagai kelompok sebelumnya. Sekarang mereka ramai-ramai mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI mewakili Aceh dengan PDIP. Bahkan ada beberapa mantan kombatan menjadi ketua dan pengurus DPC di kabupaten,” ujar Karimun.

Ia menegaskan, PDIP tetap bersama rakyat dan tidak ada perasaan dendam dengan siapapun dan organisasi apapun. Semua adalah sahabat untuk membangun Aceh yang lebih bermartabat.

“Saya mendoakan agar calon-calon anggota DPR RI, DPRA, dan DPRK sukses,” sebutnya. (*)

Waspada Aceh on TV

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments