Sabtu, Juli 13, 2024
Google search engine
BerandaAcehKekeringan Air Melanda Sebagian Wilayah Aceh Besar

Kekeringan Air Melanda Sebagian Wilayah Aceh Besar

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh ,dilanda kekeringan. Terparah, lokasi kekeringan terjadi di sejumlah Gampong Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dan sudah berlangsung sepekan.

Pantauan Waspadaaceh.com, Rabu (19/6/2024), salah satunya di Gampong Lamtheun, Kandang, Ulee Tuy, hingga kawasan Punie serta beberapa gampong lain di Kecamatan Darul Imarah. Diperkirakan sudah mengalami kekeringan hingga sepekan lamanya.

Kekeringan ini bahkan terjadi saat warga melaksanakan ibadah Idul Adha tahun ini. Warga sempat kesulitan melaksanakan kurban karena keterbatasan air bersih.

“Sebelum Idul Adha, sudah mati air. Kacau. Ini sudah bertahun-tahun seperti ini. Kondisi ini sangat parah, seperti tidak ada penanganan dari pemerintah,” kata seorang warga Lamtheun, Zulfikri, kepada wartawan.

Dia menceritakan setiap tahun selalu ada masa kekeringan di mana air dari sumber air Mata Ie kering. Namun, solusi konkrit pemerintah tidak ada hingga kini. Kekeringan bahkan pernah mencapai sebulan lamanya.

Dia mengungkapkan, kondisi terparah adalah saat warga kesulitan air malah pemerintah terkesan tidak punya solusi konkrit, padahal terjadi hampir setiap tahun. Pemerintah dinilai acuh dengan kondisi warga.

“Warga harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kemudian keterbatasan lain adalah tidak semua warga punya sumur sendiri sehingga bergantung pada air bersih PDAM,” ujarnya.

Warga lain menuturkan, anggota dewan baik di tingkat DPRK Aceh Besar dan DPR Aceh belum ada yang peduli pada kondisi warga tersebut.

Dirut Perumda Tirta Mountala, Sulaiman mengungkapkan, saat ini sumber air dari Mata Ie, sedang kering. Kondisi itu menjadikan air baku ke warga juga kering.

Solusi jangka pendek yang bisa dilakukannya, katanya, menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki untuk didistribusikan ke warga.

Informasi lain menyebutkan sebelumnya Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Besar sudah pernah merancang program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional yang didanai oleh APBN. Namun, program SPAM Regional itu batal terlaksana saat masa pandemi COVID-19 terjadi.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, M Iswanto yang ditanya mengenai solusi konkrit Pemkab Aceh Besar terkait kondisi kekeringan air di Darul Imarah, tidak memberi jawaban. Iswanto juga tidak memberikan keterangan tentang project SPAM Regional tersebut. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER