Senin, Maret 4, 2024
Google search engine
BerandaKawanan Gajah Rusak Kebun Sawit Warga di Pante Ceureumen Aceh Barat

Kawanan Gajah Rusak Kebun Sawit Warga di Pante Ceureumen Aceh Barat

Aceh Barat (Waspada Aceh) – Petani kelapa sawit di sejumlah desa dalam Kecamatan  Pante Ceureumen, Aceh Barat, kembali resah sejak dua pekan terakhir. Belasan gajah liar mengobrak-abrik kebun warga di Desa Manjeng, Seumara dan Seumantok, Kecamatan Pante Ceureumen.

Sebanyak lima bangunan kayu atau gubuk milik petani rusak akibat amukan kawanan gajah.

Budiman, 45, seorang petani kelapa sawit mengatakan, ada perkiraan belasan gajah liar yang masuk ke lahan sawit miliknya di Desa Manjeng. Sekitar empat hektare lahan kebun dirusak oleh kawanan gajah liar sejak dua pekan lalu.

“Sudah dua minggu ini kawanan gajah mengobrak-abrik lahan sawit kami, ” tuturnya, Selasa (7/2/2023).

Dia berharap kepada pihak terkait untuk melakukan penanganan, sehingga sebagian kebun yang masih ada pohon sawitnya bisa diselamatkan. Pencegahan tersebut menurutnya perlu segera dilakukan guna menyelamatkan tanaman warga yang masih tersisa.

Sementara itu tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sudah turun ke lokasi. Petugas BKSDA Aceh, Satirin mengatakan, posisi gajah sangat sulit dihalau sebab hutan yang kini kian menyempit akibat pembukaan lahan.

“Iinteraksi negatif terjadi berulang kali di wilayah tersebut. Ketika kita lakukan penghalauan ke arah hutan di pegunungan, gajah bersembunyi di hutan dekat perkebunan yang lebat,” tuturnya.

Tim menemukan puluhan hektare sawit berusia 2,5 tahun dicabut dan dimakan oleh gajah liar yang berjumlah sekitar 12 ekor. Sudah dua pekan gajah keluar masuk kebun.

“Upaya pengusiran bersama masyarakat terus dilakukan, seperti menembakkan mercon secara teratur, pagi, siang dan sore. Namun belum berhasil menghalau kawanan gajah masuk ke hutan,” jelasnya. (*)

Waspada Aceh on TV

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments