Beranda Aceh Kantor Kadin Aceh Diambil-alih Pengurus

Kantor Kadin Aceh Diambil-alih Pengurus

BERBAGI
Pengusaha yang berganung dalam wadah Kadin, salam kompak setelah mengambil-alih kantor Kadin Aceh, Jumat (28/9/2018) sore.

Banda Aceh (Wasada Aceh) – Sejumlah pengurus Kadin Aceh mengambil alih kantor lembaga profesi pengusaha yang terletak di jalan Makam Pahlawan Banda Aceh, Jumat (28/9/2018).

Pengambil alihan kantor Kadin tersebut dengan cara-santun dan dalam suasana damai. Apalagi, kantor Kadin itu selama ini kurang berfungsi dan pegawainya pun tidak lagi masuk kerja. karena tidak menerima gaji.

Muhammad Mada menolak disebut mengambil-alih, melainkan pulang ke rumah yang sudah lama tidak terurus.

“ Kita ingin mengurus rumah yang sudah lama ditelantarkan. Jadi bukan ambil alih, tapi mau kita urus dan suasana kantor yang kusam akan kita bersihkan agar lebih cerah lagi,” ujar Muhammad Mada yang Waspadaaceh.com hubungi via handphone, Sabtu (28/9/2018).

Pria yang akrab disapa Chek Mada ini juga menjelaskan status Kadin Aceh di bawah kepemimpinan Firmandez, yang dipersoalkan banyak kalangan pengusaha. Sebab itu, Kadin Indonesia didesak segera menunjuk karetaker untuk melaksanakan Musda Kadin Aceh.

“Kita sudah ingatkan, tapi saudara Firmandez semakin agresif ingin melaksakan Musda Kadin di kab/kota secara sembunyi-bunyi seperti di Aceh Selatan dan Pidie Jaya baru baru ini,” sebut Chek Mada.

Selain Muhammad Mada, pengambil-alihan kantor Kadin itu didampingi pengurus Kadin lain seperti M Iqbal, Indra Azmi, dan T Zaini Yakob. Ke empat pengurus Kadin ini mendapat suport moral karena tampak juga Ketua Kadin Kota Banda Aceh, Muntasir Hamid hadir di kantor tersebut.

Terkait pengambil-alihan kantor Kadin, menurut dia akan segera diserahkan ke pihak kepolisian sambil menunggu surat karetaker dari Kadin Indonesia.

“Jadi posisi kantor Kadin Aceh status quo,” tegas Chek Mada pula.

Untuk memberitahukan kepada pengusaha anggota Kadin, lanjut Chek Mada, Sabtu (siang ini) akan diundang wartawan untuk konfrensi pers dan sekaligus makan siang bersama pengusaha senior di kota Banda Aceh.

Sebelumnya Firmandez Ketua Kadin Aceh memgaku tidak ambil pusing atas gerakan-gerakan dan pernyataan yang ditujukan kepada dirinya. Sebab dalam pemahaman dia, tindakan yang dilakukan sudah sesuai dengan koridor dan Ad/Art Kadin Indonesia.

Firmanded juga sebelumnya kepada Waspadaaceh.com, menolak suara-suara yang menyatakan kalau kepengurusannya di Kadi. Aceh sebagai ilegal.

Namun Soal ambil alih kantor Kadin tersebut, Firmandez belum bisa dikonfirmas. (ria )

BERBAGI