Beranda Info Aceh Jaya Kadis Pangan Aceh Jaya: Jangan Masukkan “Janda Bolong” ke dalam Gampang

Kadis Pangan Aceh Jaya: Jangan Masukkan “Janda Bolong” ke dalam Gampang

BERBAGI
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Jaya, Teuku Mufizar, saat memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran secara simbolis program Gerakan Aceh Mandiri Pangan (Gampang) di Desa Tanoh Ano Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Selasa (8/12/2020). (Foto/Zammil)

Calang (Waspada Aceh) – Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Jaya, Teuku Mufizar, meminta para penerima program Gerakan Aceh Mandiri Pangan (Gampang) agar tidak menyalah gunakan bantuan tersebut.

“Kita menyerahkan beberapa jenis bantuan, bibit tanaman, polybag dan lainnya. Sekarang kan sedang viral tanaman keladi ‘janda bolong,’ jangan nanti polybag itu digunakan untuk persemaian tanaman itu. Masuk pula ‘janda bolong’ ke dalam program Gampang,” ujar Teuku Mufizal saat menyampaikan sambutan pada penyaluran secara simbolis progam Gampang di Desa Tanoh Ano Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Selasa (8/12/2020).

Dia menjelaskan, program Gampang disalurkan per Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penerima sebanyak 450 KK di 61 desa dalam 9 kecamatan.

“Sekarang hanya penyerahan secara simbolis saja, sedangkan barang sudah diserahkan kepada penerima. Penyerahan simbolis telah dilakukan di 7 kecamatan dan sisanya akan dilakukan ke depan,” terangnya.

Program Gampang dicetuskan Bupati Aceh Jaya, T.Irfan TB, sebagai langkah pencegahan stunting. Leading sektor penyaluran program tersebut dilakukan oleh Dinas Pangan dan Dinas Kesehatan Aceh Jaya.

“Kami mendapat kepercayaan dari Bupati untuk merealisasikan program ini bersama Dinas Kesehatan. Kami mendapat perintah untuk menyalurkan program ini per kk,” ujar Mufizal.

Bila program ini berjalan, lanjutnya, tentu warga akan menghasilkan tanaman sayuran di pekarangan rumah. Sehingga, warga dapat mengkonsumsi sayuran segar yang penuh protein dan bergizi.

“Dan ini salah satu target yang sedang dilakukan oleh pemerintah untuk menekan angka stunting di Aceh Jaya,” tambahnya.

“Kami akan melakukan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan sebagai upaya memastikan program ini berjalan sebagai mana mestinya. Kami berharap, warga juga memanfaatkan program ini dengan sungguh-sungguh,” tutupnya. (zammil)

BERBAGI