Beranda Aceh Jamin Pendidikan Anak, BPJS Ketenagakerjaan Beri Beasiswa Peserta JKK dan JKM

Jamin Pendidikan Anak, BPJS Ketenagakerjaan Beri Beasiswa Peserta JKK dan JKM

BERBAGI
BP Jamsostek Kantor Cabang Banda Aceh memberikan beasiswa kepada anak peserta program JKK dan JKM yang diserahkan secara simbolis oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar didampingi Kepala BP Jamsostek Aceh, Awalul Rizal, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (21/4/2021). (Foto/Cut Nauval Dafistri)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menyerahkan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Penyerahan program beasiswa ini dilakukan secara simbolis di Jakarta yang juga dilaksanakan serentak di 33 provinsi secara virtual pada Rabu (21/4/2021). Di Provinsi Aceh, penyerahan beasiswa dilaksanakan secara simbolis di Kantor Gubernur Aceh, dengan total nominal hingga Rp174 juta untuk dua orang anak.

Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Banda Aceh, Awalul Rizal menjelaskan, program beasiswa ini telah dilaunching sejak Desember 2019. Sementara itu jumlah anak yang mendapat beasiswa program JKK dan JKM dari BP Jamsostek Kantor Cabang Banda Aceh adalah 32 orang anak. Nominal yang akan diterima Rp1,5 juta untuk TK-SD atau sederajat, Rp2 juta/tahun untuk SMP atau sederajat, Rp3 juta/tahun untuk SMA atau sederajat, dan Rp12 juta/tahun untuk pelatihan, perguruan tinggi atau sederajat.

Kata Awalul Rizal, penerima beasiswa ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga perguruan tinggi. Awalul Rizal menyebutkan, penyaluran manfaat beasiswa ini tercantum pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019.

“Dengan adanya beasiswa ini menjadi satu penyemangat bagi kami, untuk lebih menyadarkan seluruh pekerja dan badan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya ke program BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Awalul Rizal.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, yang turut menyerahkan beasiswa tersebut mengatakan, program itu merupakan bagian dalam mewujudkan anak-anak Aceh pintar.

“Bagi pemerintah, ini mitra yang sangat baik menjadikan Aceh Carong (Aceh pintar). Membuat anak-anak Aceh Carong, dengan segala keterbatasan kita nihilkan, seperti meninggalnya ayah atau ibu dari anak-anak kita. Sehingga ini bisa terbantu dalam mewujudkan mimpi-mimpi mereka,” ucap Iskandar.

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek), Anggoro Eko Cahyo dalam paparannya secara virtual mengatakan, beasiswa ini diberikan kepada 10.451 anak dengan estimasi manfaat yang akan diberikan total mencapai Rp115 miliar. Dia mengatakan, penyerahan manfaat tersebut tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri 2021.

“Kita harapkan sebelum Lebaran kita bisa tuntaskan. Kita juga berharap kerja sama gubernur dan wali kota bersama-sama melaksanakan ini,” tutur Anggoro Eko Cahyo saat penyerahan beasiswa secara simbolis yang disaksikan secara virtual di 33 provinsi di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa masa depan anak tidak hanya dimiliki oleh anak-anak yang orangtuanya masih bersama atau bisa memberikan manfaat pendidikan tersebut. Tapi, katanya, pendidikan juga harus dimiliki oleh anak-anak yang karena kondisi tertentu orangtuanya tidak bisa menanggung pendidikan secara penuh (karena cacat) atau orangtuanya sudah meninggal dunia. (Cut Nauval Dafistri)