Italia Makin Mencekam, Dekati 800 Kematian dalam Sehari

    BERBAGI
    ILUSTRASI

    Milan — Italia telah melaporkan 793 kematian dalam sehari akibat virus Corona baru atau COVID-19, mendekati angka 800 kematian. Angka ini menunjukkan jumlah korban di Italia mencapai 4.825 atau 38,3% dari total kematian akibat Corona di dunia.

    Jumlah korban meninggal dunia akibat COVID-19 di Italia sudah melebihi China, negara yang menjadi awal pandemi virus Corona. Total kematian di Italia pun selain melebihi jumlah korban di China, juga Iran. Jumlah infeksi COVID-19 di Italia meningkat 6.557 menjadi 53.578. Sebanyak 4.825 diantaranya meninggal dan sekitar 6.000 lainnya kembali sehat.

    Mengutip www.rte.ie, Sabtu (21/3/2020), sekitar 80% kasus COVID-19 di Italia yang menginfeksi korban merupakan penyakit ringan hingga sedang, hampir 14% menyebabkan penyakit parah dan sekitar 6% menyebabkan kritis.

    Jumlah total kematian di wilayah Lombardy utara sekitar Milan melebihi 3.000 orang. Jumlah ini menyumbang hampir dua pertiga dari kematian di seluruh Italia. Wilayah Lazio yang mencakup Roma, telah mencatatkan total 50 kematian dan 1.190 terinfeksi virus Corona.

    Angka-angka itu Italia menunjukkan bahwa pandemi menembus berbagai pertahanan kesehatan pemerintah dan langkah-langkah untuk melakukan Social Distancing. Seseorang perlu mengurangi kontak sosial kurang dari 15 menit, dan menjaga jarak 1 -2 meter, untuk meminimalkan resiko tertular virus Corona.

    Negara Mediterania yang berpenduduk 60 juta orang telah dikunci (lockdown) secara efektif sejak 12 Maret, segala bentuk pertemuan publik dilarang dan sebagian besar toko tutup.

    Polisi terlihat keluar untuk berpatroli di jalan-jalan Roma hari ini, memeriksa dan mendenda mereka yang berkeliaran di luar rumah tanpa alasan yang sah, kecuali untuk membeli bahan makanan.

    Pemerintah di Roma bersiap untuk memperpanjang penutupan sekolah dan hingga ke bulan-bulan musim panas yang akan datang. Tetapi wabah itu terus menginfeksi sehingga jumlahnya bertambah.(**)

    BERBAGI